PREM BHANDAN EPSODE 27 PENULIS SINOPSIS DAN INTERPRETASI MADE TITIS MAERANI, S. Pd
Episode Lengkap Prem Bandhan - 27
Harsh kabur dari rumah dan dalam perjalanannya ke Darbhanga untuk mengambil adiahnya. Janki membungkus patung Radha Krishna untuk dipersembahkan kepadanya dan keesokan paginya Janki mengetuk pintu kamarnya, tetapi Harsh hilang dari kamarnya. Semua orang khawatir untuknya. Rajesh menyalahkan Janki untuk apa yang telah terjadi, tapi meyakinkan mereka bahwa dia tidak melakukan hal itu Harsh bertemu seorang pria perdagangan, namun tidak dihidraukan. Harsh diam disebuah tenda dan kemudian beberapa anak kecil menggodanya dan menimpukinya dengan batu. Harsh bertemu dengan Manggala yang berpura-pura baik padanya dengan tujuan untuk menjual Harsh dan menjadikannya pengemis karena mentalnya.
Harsh pergi dari rumah saat kedua penjaga keamanan pergi untuk makan. Sementara itu Rajesh datang untuk menemui Ram Shastri. Rajesh berkata" aku punya beberapa petunjuk tentang hal itu, Surat itu.., amplop pengirim itu di beli dari toko terdekat". Ram bertanya" darimana?". Rajesh menjawab " dari toko Khrisna yang berjarak 500 meter dari sini, amplop itu dibeli dari sana, aku menyuruh orang-orang ku untuk mencari tahu".., jika kau mau kita akan tahu dari mana alamat asalnya.., besok pagi aku bisa pergi sendiri".
Penjaga keamanan mengajak temannya karena ia benar-benar lapar dan ingin memakan Kochoris, mereka pergi bersama dan saat itulah Harsh mengambil kesemoatan untuk pergi dari rumah secara diam diam.
Ram berkata pada Rajesh" untuk beberapa hati kedepan sangat penting bagi kita, seseorang sedang berkomplot untuk mekawan kita, kita harus waspada".., pemeras berkeliaran dan bisa melakukan apa saja". Diluar rumah seirang mata*mata menyalakan mobil di dekat rumah keluarga Sahstri.
Ram berkata pada Rajesh" kita tidak bisa membiarkan Harsh keluar fari rumah, kita hatus menjaga Harsh tetap aman dalam keadaan apapun".
Harsh beranjak pergi dan berkata"sekarang aku akan pergi ke Darbhanga".., aku akan pergi ketumah orang tua boneja ku". Mobil mata-mata masih berkeliaran diluar.
Roohi datang menemui Janki dikamarnya dan bertanya pada Janki" apakah kau belum tidur?". Janki berkata pada Roohi " apakah kau membutuhkan sesuatu?". Roohi senang saat ia melihat patung Radha Krishna dan mengambilnya. Janki berkata pasa Roohi tentang oatung itu" ya, ayah ku mberikannya pada ku, jadi ku pikir aku akan membetikannya pada Harsh".., "Harsh pasti akan merasa senang saat melihatnya". Riohi berkata pada Janki" itu ide yang bagus, Harah akan senang saat melihatnya dan semua kemarahannya akan hilang dalam waktu yang singkat". Roohi memberikan oatungvitu pada Janki, dan berkata pada Janki" ngomong-ngomong biarkan aku mengatakan sesuatu, semua yang kau lskukan untuk Harsh membuat ku Harsh membuat ku bahagia".., seolah-olah ada seseorang yang bisa memahami Harsh dalan keluarga ini, aky yakin Harsh akan segera sembuh sama seperti dulu". Janki bertanya pada Roohi" maukah kau membantu ku untyk membungkusnya?". Roohi dwngan senang hatu membantu Janki membungkus hadiah untuk Harsh. Janki berkata" Aku akan memberikannya besok lagi, Harsh akan mengira mertuanya yang memberikannya". Janki menulis alamat tinggalnya di kado jalan Shakti 10, Darbhanga.
Mobil mata-mata terus berkeliaran dan mengukuti Harsh, Harsh sendirian di jalan, ua berguam" aku akan menghubungi orang tua bineka ku!".., kemudian mereka akan memberikan ku patung Banke Bihari, maka kami akan selalu bersama untuk selamanya". Harsh terkejut dast tikus besar lewat didepannya dan berguam" dia yerus saja mengejar ku, menjauhlah dari ku". Harsh ketakutan saat melihat bayangannya sendiri terpantul ditembok dan mengira bahwa itu hantu hitam. Harsh ketakutan " Hantu hitam, sku tidak melakukan apa-apa". Harsh melemparkan taenya pada bayangannya sendiri yang terpantul ditembok " jangan katakan apapun pada ku, pergi dari sini".
Mata Harsh silau saat terkena cahaya lampu mobil sang mata-mata, Harsh bertanya-tanya" kenaoa itu datang kepada ku?". Harsh menendang mobil putih itu dan berlari, mobil putih mata-mata terus saja mengikutinya dibelakang. Harsh bersembunyi dan beremu dengan seorang pria yang tertidur pulas, namun rua yang dipanggil Harsh sebagai paman mengusirnya.
Harsh yang ketakutan bersembunyi disebuah tenda, pria mata-mata terus mengikutinya dan mencari keberadaannya. Pria yang tertidur pun meminta pria mata-mata untuk pergi, Mata-mata terus mencari keberadaan Harsh ditenda yang lainnya. Di tempat persembunyiannya, Harsh berguam" itulah sebanya aku tidak suka malan, semua orang jahat di.malam hari, mereka memukuli ku, mereka juga menakut-nakuti ku, kemudian hantu didalam bobil itu datang untuk membunuh ku, aku tidak akan keluar rumah lagi di makam hari".., disini aku pasti baik-baik saja"..aku bisa tinggal disini malam ini, aku akan keluar dipagi hari".., tapi aku lupa Chalsia hanuman, bahkan aku tidak bisa untuk mengingatnya".., baiklah kalau begitu aku ajan tidur sebentar". Harsh tidur ditenda hingga pagi.
Nenek Harsh bertanya pada menantunya Savita" dimana Harsh?". Savita berkata" kemarin Harsh kesal, dia pasti tidur larit malam".., tapi Janki akan pergi untuk memanggilnya, mereka akan berada disini". Nenek meragukan perkataanya dan berkata" keduanya?".., aoakah kau sungguh-sungguh?". Savita berkata pada nenek" apakah kau tahu apa yang dikatakan Roohi pada ku?".., Roohi memberitahu ku bahwa Janki akan membuat Harsh senang, Janki menyiapkan hadiah khusus untuknya, Janki akan memberikan hadiah dan mengatakan bahwa otangtuanya yang mengirimkannya".., Harsh nanti akan sangat senang saat mendengarnya?". Nenek berkata" sejujurnya hari ini adalah".
Nenek berdoa" ya dewa, jika kau terus begitu baik, maka Harsh dan Janki akan tetap bersana dan baik-baik saja".
Janki datang kekamar Harsh dan membawakannya hadiah, Janki mengetuk pintu" Harsh, lihatlah, aku sudah datang, aku juga punya hadiah untuk mu, yolong bukakan pintunya". Janki tidak mendapatkan jawaban apapun, saat itu pintu sudah terbuka dan Janki masuk kekamarnya, ia melihat Harsh tertidur dengan selimut. Janki berkata'" aku tahu kau kesal pada ju karena orang tua ku tidak mengirimkan hadiah untuk mu, kan?".., aky bisa mengertu kenapa kau kesal, lihatlah ini, orang tua ku mengirimkan hadiah yang bagus". Janki tetap tidak mendapatkan jawaban. Nenek berkata" aku tidak akan melakukan pemujasn tanpa mu, cucu ku".
Dikamar Harsh, Janki berkata pada Harsh" ayolah bangun, silahkan bangun.., kau tidak bisa terus tidur larur malam". Janki membuka selimut, tapi hanya menemukan boneka teddy bear. Janki mencari Harsh disekitar kamarnya "Harsh kau dimana?".., kenaoa kau menghoda ku?".., toling beritahu aku dimana kau berada fan hentukan untuk menjadi anak kecil". Janki menemukan selembar surat diatas meja dan membacanya" aku akan pergi ketumah orang tua boneka ku untuk mendapatkan hadiah". Janki tersentak kaget dan panik memanggil nekek dan Savita " Harsh tidak ada dikamarnya!".
Semua keluarga berkumpul, Janki berkata pada Ram" Ayah, ku pikir kita harua memberitahu polisi".., polisu akan segera meneukan Harsh". Ram hanya terdiam menatap Janki dengan tajam. Tajesh dan Vanndana datang. Rajesh berkata" itu dangatlah benar, Janki".., dengan memberitahu polisi, semua orang akan tahu jika Harsh itu gila, itu benarjan?". Janki berkata pada Rajesh" itu tidak benar, aku tidak bermaksud begitu, aku hanya ingin"..
Rajesh berkata dengan sinis pada Janki" biarkan aku yang membetitahu mu apa yang ksu inginkan, kau ingin semua orang tahu bahwa Harsh itu gila, kan?".., sehingga kau bisa menyingkirkannya, itulah sebabnya kau mengirimnya pergi". Janku menjawab" Tidak Rakesh!".., kenaoa aku melakukannya?".., kenaoa aku ingin kebenaran tentang Harsh di ungkap didepan semua orang?".., " jika itu terjadi maka orang tua ku juga,akan mengetahuinya, dan jika ayah ku tahu kebenaran tentang Harsh, maka ayah ku tidak akan selamat".
Janki berkata pada Ram" ayah tolong percayalah pada ku.., aku tidak mengirim Harsh pergi". Rajesh marah pada Janki" hentikan drama emosional itu", dulu kau melarikan diri, dan sekarang jau telah mengirim Harsh untuk oergi, Janki ingin membalaskan dendam pada kita karena ia menikahi Harsh".., Janki tidak seperyi yang terlihat, Janki yang sudah melakukan semua ini, Janki ingin kita semua dihancurkan dan di jebolskan kePenjara". Semua orang terkejut, Ram menampar Rajesh berkata" hentikan semua omong kosong ini, aku hanya memberikan mu satu tugas untuk menjaga Harsh, bahkan kau tidak bisa melakukannya, kau tidaj bisa menyembunyikan kebodohan mu dengan terus menyalahkan Janki".., jika terjadi pada Harsh lalu siapa yang akan disalahkan?".., kau tahu kita menerima ancaman". Nenek dan Savita terkejur. Nenek bertanya pada putranya Ram Shastri" apa yang kau katakan?".., siapa yang sudah mengancam kita?".., aku harap Harsh aman".
Rajesh berkata pada Ram "ayah aku minta maaf, aku berjanji untuk menemukan Harsh sebelum ada yang tahu Harsh pergi".
Janki berjalan pergi, Ram menghentikannya " berhenti Janki". Roohi berkata pada Ram "ayah biarkan Janki pergi, Janki pasti bisa menemukan Harsh, Janki sama khawatirnya tentang Harsh, sama seperti mu yang menghawatirkannya, dalam hal ini itu akan bagus untuk mereka berdua". Ran menolaknya, ia berkata pada Roohi"tapi apa yang akan terjadi jika Janki mengeluh kekantor polisi, atau Janki mengatakan sesuatu pada siapapun tentang Harsh, maka aku akan menghabisinya".
Shikar berkata pada Ram" tidak ayah kaunjangab khawatir, kami akan memastikan itu tidaknakan terjadi".., itu benarkan Roohi?". Sikhar pergi mengejar Janki.
Beberapa anak berdiri dudepan tenda, Harsh bangunndaru tidurnya, semua anak mentertawakannya. Harsh merasa aneh dan beranya" kenapa kalian mentertawakan ku". Seorang anak laki-laki memperkenalkan namanya pada Harsh" nama ku Ranveer kapoor, siapa nana mu?". Harsh menolak untuk memberitahu namanya" aku tidak akan memberitahu nama ku pada,abak nakal neneku telah mengatakan pada ku, aku tidak busa memberitahu nana ku pada orang asing". Ranveer berkata pada Harsh " ayolah keluar dan berteman, dan bertahu siapa nana mu?". Harsh meragukannya " baiklah, aoakah benar kau akan berteman?" . Harsh merasa lapar, ia bertanya pada anak-anak" apakah kau akan berteman?". Semua anak mentertawakan Harsh " dia gila". Harsh membela dirinya"tidak, aku tidak gila".., ku mohon jangan menteryawakan ku, aku anak laku-laki besar, aku tidak akan mentertawakannya". Semua anak memukuli Harsh, kedua kaki Harsh terikat tali dengan kaleng. Harsh berkata" jangan lakukan ini, aku tidak menyukainya".., pergilah kalian dari ku!".. Aku akan memukul mu!". Semuaxanak ketakutab saat Harsh nenegang batu besar ditangannya " kemarilah jika berani".
Janki bersama Sikhar untuk mencari Harsh dengan mobil, Roohi meminta agar Sikhar menyetir lebih cepat dan melihat disepanjang jalan. Roohi berkata pada Janki bahwa semuanya akan baik-baik saja dan mereka akan menemukan Harsh. Janki berkata bahwa itu semu kesalahannya, Janki berkata" aku yang punya ide dan semua ini terjadi".., tapi kemarin aku membeli hadiah dan ku pikir aku akan memberikannya pada Harsh dan semua ini terjadi sebelum aku bisa melakukannya, Harsh dalam kesulitan".
Sikhar berkata " janki semua karena mu".., Janki lihat saja aku, bagaimana kau bisa tahu apa yang akan dilakukan Harsh dalam situasi ini?"..., apa yang bisa kau lakukan?".., kaminyahu bagaimana prilaku Harsh".., kita seharusnya berhati-hati".., itulah sebabnya berhenti menyalahkan diri sendiri".., kita semua pernah melakukan kesalahan".
Janki berkata "Sikhar, tidak peduli itu kesalahan siapa.., tapi Harsh dalam bahaya".., tidak peduli apapun itu, aku tahu semuanya, dalam situasi ini aku tahu kondisi mentalnya".., apapun yang akan terjadi seseorang pasti akan menyakitinya"..," aku tidak tahu kemana Harsh pergi, aku harus bisa menemukannya, kemanapun Harsh pergi".
Sikhar berkata pada Janki " kita akan menemukannya, karena kau bersama kami".
Harsh berjalan dengan kedua kaki terikat kaleng, dan anak memggodanya, Harsh terjatuk kelumpur semua anak mentertawakannya. Janki merasakan seolah dirinya ada didekatnya, dan meminta pada Sikhar untuk keluar. Mobil Sikhar melewati kerumunan beberapa orang anak kecil yang mentertawakan kondisi Harsh, dan ia tertengun melihat keluar jendela kaca mobil melihat seorang pria dari kejauhan dikerumuni anak-anak.
Sikhar bertanya dan mengejutkannya "janki, apa yang kau lihat?". Janki mengatakan pada Shikar " aku merasakan Harsh ada didekatnya". Shikar bertanya" ada disini?". Janki menjawab "iya". Shikar berkata pada Janki" tapi akubtidak berfikir Harsh ada disini".., mari kita periksa lebih jauh kedepan". Anak-anak kecil terus membully dan mentertawakan Harsh tanpa ampun, dan mobil Dikhar berjalan pergi. Harsh berkata pada anak-anak kecil " jangan mentertawakan aku".., pergi dati sini". Seorang pria (Manggala) datang bersama anak buahnya menegur anak-anak berkata" kenapa kalian menganggunya?".., ini salah untuk menganggu orang seperti ini". Harsh berkata pada pria yang berpura-pura untuk membantunya" lihatlah, mereka semua menganggu ku".
Pria itu (Manggala) membukakan tali dikedua kaki Harsh " tidak apa-apa, aku ada disini".. Aku ada disini, sekarang tidak akan ada yang menganggu mu". Manggala memegangi Harsh dan berkata pada anak buahnya untuk menahan semua anak-anak dan jangan membiarkan satupun dari mereka lolos.
Manggala mengajak Harsh pergi. Harsh kesal" dasar anak-anak nakal".
Dirumah keluarga Shastri, nenek terus berdoa dikuil. Vanndana berkata pada Savita " masih belum ada kabar tentang Harsh".., aku beryanya-tanya dimana Harsh? ". Davita menangis "dewa lindungilah Harsh ku".., kemana perginya putra ku, Jagalah dia tetap aman".
Vanndana berkata pada Savita bahwa Harsh tidak meminum obat dengan dosisnya tadi malam, Nenek Harsh dan Savita terkejut dan menoleh kearah Savita dan Vanndana. Vanndana berkata" jika Harsh tidak mendapatkan dosis obatnya".., "oh dewa!".
Dengan histeris, Davita berkata pada ibu mertuanya" ibu, Harsh tidak akan bertahan, dia tidak meminum obatnya". Vanndana berkata"nenek semalam aku tidak bisa memberikan obatnya karena Harsh marah, tapi aku menyuruh janki untuk memberikan obatnya". Nenek marah" apa yang kau lakukan Vanndana?". Savita semakin menangus histeris" ya dewa, Harsh ku"..," aku tidak tahu apa yang akan terjadi dengan anak ku, tanoa obat Harsh akan..". Vanndana meminta agar Savita tenang. Vanndana berkata pada Savita" kita masih punya waktu, tapi jika Harsh tidak mendapatkan obatnya dalam waktu 24 jam, apa yang akan terjadi?". Nenek meminta Savita untuk tidaj khawatir, tapi Vanndana berkata bahwa savita harus menghawatirkan Harsh karena tidak tahu kondisi aoa yang harus dilalui, siapa yang menemukannya?".., dimanakah Harsh berasa?" ., Harsh bersama dengan siapa?".., jika seseorang dengan keadaan mentalnya pergi melangkah keluar dijalan, maka kecelakaan akan terjadi" Savita ketakutan"tidak". Vanndana berkata" mungkin saja,Harsh tersesat", jika Harsh sampai di tempat yang asing/ tidak diketahui, lalu bagaimana jika ada orang asing yang menemukannya?".., ini bisa teejadi perampokan, kecurangan dan keburukan".., ya dewa!".., betapa bahayanya, ini sangatlah menegangkan!".., oh dewa"
Nenek memarahi " Vanndana, hentikan!'.., apakah kau tidak bisa nengatakan sesuatu yang baik untuk perubahan (ketenangan), jangan membuat kami stress terus menerus!". Vanndana terdiam menatap nenek. Nenek bekata" tidak akan ada yang terjadi dengan Harsh, aku yakin Harsh bakan baik-baik saja". Nenek berkata agar savita mendengarkannya dan ikut dengannya dan menjauhi Vanndana, nenek meminta Savita duduk dikuil.
Nenek berkata pada Savita" jadilah pemberani, apakah kau ingat, ketika Harsh mengalamu kecelakaan, aku menyalakan diyaa untuk terus berdia pada dewi untuk perlindungannya?". Savita setuju nenek meminta Savita untuk menyalakan diyaa kembali dan meminta Savita untuk berdoa pada dewi sehingga Harsh mereka tetap aman.., nyalakan Diyaan dan kita berdoa bersama-sama". Vanndana mengawasi nenek.dan savita dari kejauhan.
Savita menyalajan diyya dan berdoa untuk melindungi Harsh".
Harsh di bawa ke tempat Manggala, Harsh membwrsihkan tubuhnya, Manggala berkata pada anak buahnya lucky untuk menemparkan semua anakruangan gubuknya dan sekaligus mengawasi mereka.
Manggala memperkenalkan.namanya pada Harsh, dan Manggala berkata pada Harsh bahwa mereka menjadi teman.
Harsh berkara pada Manggala" twman-temannku membuatkan pizza dan berger, lalu apa yangbakan kau buatkan untuk ku makan?". Manggala bertanya pada Harsh "apakah kau laper?". Harsh menjawab" aku lapar, aku belum makan apa-apa". Manggala memberikan satu bungkus biskuit dan berkata pada Harsh " lihatlah ini, aku akan memberikan mu sesuatu yang sangat bagus". Harsh bertanya"apa lagi yang ada disana?". Harsh mengambilnya berkata pada Manggala" aku mengambil yang ini". Manggala setuju. Harsh memwriksa kanting lagi berkata" tidakah ada cherry berry, aku sangat suja Cherry berry, apakah kau punya?. Manggala bwrtanya",apajah itu biskuit krim?".Manggaka betkata pada Harsh"aku akan mwndapatkannya untuk mu". Harsh berterimakasih.
Manggala meminta Harsh untuk duduk, Harsh melakukannya dan bwekata pada Manggala"lupakan saja, nenek ku berkata,agar tidak menerina sesuatu dari orang asing'.
Harsh mengembalikannya dan meminta Manggala untuk mengambilnya kembali, Manggala bwrkata pada Harah" nenek ku juga mengatakan hal itu, ku rasa nenek kita berteman, tapi jika mereka saja berteman, mengaoa kita tidak berteman?". Harsh berkata pada manggala" tapi aku tidaj mengenal.mu, bagaimana aku bisa menjadi teman mu?". Manggala bwrkata pada Harsh "biarkan aku yang mengantarkan mu, jemana jau akan pergi?". Harsh menjawab " aku ingin pergi kesana, aku sudah lupa". Harsh menciba mengingatnya dan berkata' Darbhanga 10". Manghala bertanya" Dharbhanga, apakah hanya itu saja?". Harsh membongkar tas Manggala berkata" dimanakah itu, aku punya sesuatu". Harsh menunjukkan kertas pada Manggala berkata"apakah kau tahu dimanakah itu?".., boneka ku tinggal disana". Manggala bertanya"apakah itu tempatnya?". Harsh menjawab "iya". Manggala berkata"aku tahu tempat itu, aku akan membawa mu kesana". Harsh bertanya pada Manggala" bisakah kau membawa aku kesana?"
Manggala berkata pada Harsh "makanlah cherry berry mu dulu, lalu aku akan mengantarkan mu kesana". Harsh setuju"baiklah".
Manggala keluar dari gubuk saat menerima panggilan telepon dan mengangkatnya, ia berkata" aju mendaoatkan seseorangvyang tampaknya gila, dia mengalami kemunduran mental seperti anak kecil".., tapi kita bisa menjadikan dia menjadi pengemis".., jadi apakah kau mau untuk membelinya?".., tapi aku tidak akan mengambil uang kurang dari 100.000 rupee, tidak kurang dari satu persen".., katakan pada ku apakah kau mau untuk menerimanya?".
Manggala menutup telepon " baiklah", ia masuk kedalam gubuk dan memperhatikan Harsh berguam" sekarangbaku hanya punya dua cherry berry, tapi tidak apa-apa paman Mangal akan memberi ku lebih banyak, ini untuk di jalan begitu juga yang ini, paman Mangal sangatlah baik".., dia menyelamatkan ku dari anak-anak jahat itu". Diam- diam manggala bergegas pergi dan menutup pintu gubuk, Harsh berguam saat itu" Mangal akan memberikan ku cherry berry lagi". Diluar Manggala membawa belati ditangannya dan berkata" aku akan melumpuhkan orang gila itu dan akan menjadi kaya". Senyum Manggala menyeringai dan tertawa puas, layar terpecah menjadi dua antara manggala dan Harsh.
Comments
Post a Comment