PREM BHANDAN EPSODE 28 PENULIS SINOPSIS DAN INTERPRETASI MADE TITIS MAERANI, S. Pd
Episode Lengkap Prem Bandhan - 28
Seorang anak laki-laki memberi tahu Harsh tentang niat Manggala dkk dan membantunya melarikan diri. Janki menghindari Sheekhar dan Roohi untuk pergi kekantor polisi, tapi Ram Shastri tanpa diduga menghalangi jalannyadan membawa Janki bersamanya. Janki juga melarikan diri dan menghindari Ram dan masuk ke kuil. Harsh juga telah sampai i kuil yang sama dan bersembunyi.
Harsh beguam saat ia memungut sampah kembali"jangan membuangnya seperti itu, jangan membuang sampah sembarangan atau dewa akan mempermalukan mu seperti orang yang berdosa".., nenek bilang buanglah sampah ditempat sampah".., ayo kita caru tempat sampah". Harsh berjalan keluar mencari tempat sampah, Lucky datang bersama Ranveer kappor berkata bahwa anak-anak yang lainnya sangat nakal, saat Lucky melihat Harsh diluar, ia bertanya" apa ysng kau lakukan diluar, masuk kedalam". Harsh berkata pada Lucky" nenek ku berkata untuk tidak membuang sampah sembarangan, aku mencari tempat sampah". Lucky berkata " biarkan aku yang mengambilnya, kalian bedua masuklah". Harsh dan Ranveer masuk kedalam gubuk Harsh bertanya" apa yangvakan ku lakukan?". Lucky mengembok pintu betkara"nanti aku akan memberitahu mu".
Harsh bertanya pada Ranveer" kenapa kau melakukannya, bukankah kau yang menimpuk ku dengan batu?".., skarang kay lihst, sakit,kan?".. Apakah itu menyakitkan?". Harsh memintanya duduk, Harsh bertanya lukanya "apakah itu menyakitkan, biarkan aku melihatnya".., lihatlah kau terluka parah".., kenapa kau membuat begitu banyak masalah?"..., lihatlah kau terluka, tunggu sebentar aku akan kembali".
Harsh megambil sebungkus biskuit cherry berry, Harsh memberinya pada Ranveer dan memintanya untuk memakannya. Ranveer bertanya" tapi biskuit itu milik mu kan?.., jadi bagaimana bisa aku memakannya?". Harsh berkara bahwa tidak ada namanya di buskuit itu. Harsh berkata pada Ranveer " apakah kau tahu aoa yang dikatakan nenek ku?"..,nenek ku berkata bagikanlah makanan mu dan juga kesedihan mu". Harsh meminta Ranveer untuk memakannya, ia memberitahu cara untuk memakan Cherry berry, Harsh berkata pada Ranveer" jika memakannya seoerti ini maka rasa sakit akan hilang". Harsh menjilati krim cherry berry dan berkata lihatlah, sudah hilang, kan?".
Ranveer mengikuti cara Harsh memakan biskuit cherry berry dan ikut menjilati krimnya, Harshbsenang berkara" nenek ku tidak pernah berbohong, nenek ku jujur tentang segalanya". Manghala datang menemui Harsh dan Ranveer saat Harsh beryanya pada Ranveer" tapi bagaimana kau busa terluka?".
Manggala yang jahat menegur Ranveer" hey kenapa kau ada disini?". Harsh berkata pada Manggala" jangan memarahinya".., teman mu yang membawanya kesini".., dia terluka dan aku memberikannya biskuit". Harsh bertanya pada Manggala" jadi kapan kita akan pergi ke Dharbanga?". Manggala beralasan berkata pada Harsh" Dharbanga?". , kita akan segera pergi"..,mobilnya sudah ada disini, kita akan segera pergi". Jarsh betkata pada Manggala" tolong cepat, aku harus pergi kerumah boneka ku lebih awal". Manghala mengiyakannya "iya, tentu saja kita akan segera pergi, bermainlah sampai itu tiba". Harsh meminta agar Manggala menyelesaikannya, ia menawarkan biskui cherry berry, Manggala pergi dan mengunci pintu kembali.
Harsh berjingkrak senang, ia berkata oada Ranveer" apakah kau tahu aku akan pergi ke Darbhanga ketempat orang tua boneka ku?".., begiti aku sampai disana aku akan mendapatkan banyak hadiah, kemudian aku dan boneka ku akan bersama untuk selamanya".
Savita terus menangis dan nenek meminta agar ia menghentikannya, nenek yakin bahwa Harsh akan segera kembali. Mereka tertengun saat dikejutkan dengan kedatangan seseorang, savita berkata pada nenek"aku pikir mereka yelah kembali dan membawa Harsh". Nenek dan Savita berlari memanggil nana Harsh. Savita membulakan pintu" kau telah kembali anak ku!".
Mereka dikejutkan dengan kedatangan Nisha dan Krishu. Krishu dan Nisha memberi salam, krishu berkata" kami sedang lewat dan berfikir untuk mampir dan melihat Janki dan Harsh, Nisha berkata" kami sangat merindukan mereka".., kalau begitu dimanakah mereka?". Nenek dan Vanndana terkejut, Savita menatap mereka berdua.
Vanndana berkata"apakah kau ingin melakukan pemvicaraan didepan pintu?".., ayolah masuk ini rumah kakak mu". Nenek berusaha untuk tenang dan beralasan",saat inu Harsh dan Janki pergi keluar, mereka nanti akan pulang". Nisha berkata" apakah kau ingin mengatakanHarsh tidak ada dirumah?".., bahkan hari ini?".., Harsh tidak ada disana ritual dan sekarang dia tidak ada disini?".., apakah Harsh sama sekali memang tinggal disini, ataukah dia punya masalah dengan hal itu?". Kirshu berkata" nisha jangan hanya berdiri, ayo kita duduk". Mereka keruang tamu, Krishu berbisik berkata pada Nisha"apa yang kau katakan, Nisha".., mereka keluarga yang elit, jangan lupa kita bangkit karena mereka". Vanndana memperhatikan Nisha dan Krishu. Nisha berkata pada Khrisu" kau bisa menjadi penjilat, jika kau mau, yapi aku tidak bisa melakukan itu".., apakah kau melihat reaksi mereka saat kita datang kesini?".., ada sesuatu yang salah". Vanndana berkata" bisikan itu tentang hsl apa?". Krishu dan Nisha terkejut. Vanndana mengatakan "sebenarnya Nisha.., Janki, Harsh, ayah dan Rajesh pergi kepabrik".., ada pemujaan dipabrik, ku pikir Janki harus melakukannya, jika kami tahu kalian akan datang, kami pasti akan memintanya untuk membawa kalian, yapi sekarang kalian tidak memberitahu kami tentang kedatangan mu". Krishu berkata" Kami telah melewatkan peluang yang bagus". Vanndana tertawa"iya".
Nisha menegur Krishu berkata" kita tidak melewatkan kesempatan". Krishu kaget, Nisha berkata" sebenarnya, kami juga harus pergi untuk melakukan pemujaan, keluarga Krishu telah melakukan pemujaan untuk pengantin baru, aku baru daja datang untuk bertemu Harsh dan Janki".., karena mereka tidak ada aku akan pergi". Vanndana berkata" ya tidak apa-apa tapi tolong teyaplah berhubungan dan berkujunglah". Nisha dan Khrisu pergi, Savira menarik nafas panjang.
Rajesh menuruni anak tangga "ibu aku akan pergi untuk mencari Harsh". Krishu dan Nisha menghentikan langkah kakinya dan terkejut.
Vanndana menatap Rajesh, nenek dan Savita nampak tegang. Rajesh sadar akan kedatangan tamu dirumahnya.
Nisha berkata pada Krishu" lihatlah, ku bilang ada sesuatu yang salah". Vanndana mengalihkan perhatian" Rajesh, dia baru saja datang dari pabrik, lihatlah Nisha dan Khrisna ada disini untuk bertemu". Rajesh memaksakan seyuman dan memberi mereka salam.
Nisha dan krishu menemui Rajesh. Nisha berkata" kau bilang Rajesh pergi ke pabrik bersama Harsh dan juga Janki, tapi kenapa kau berbicara tentang mencari Harsh?". Rajesh berkata" aku berbicara tentang mencari Harsh?".., tidak!".., aku datang untuk mencari file Harsh, Harsh ada dipabrik".., aku tidak bisa menemukan filenya, aku juga harus pergi".., selamat tinggal!". Rajesh pergi.
Vanndana bertanya pada Nisha"apakah dirumah kau tidak ada pemujaan?".., pengantin baru harus melakukan pemujaan".., jadi kau pasti terlamat". Nisha berkata pada suaminya Krishu "bisakah kita pergi sekarang?". Vanndana berkata" sangat menyenangkan bertemu dengan mu".., terus datang dan berkunjunglah kemari". Nisha dan Krishu pergi dari rumah Shastri.
Digubuk, Harsh berguam" aku sangat merindukan boneka ku".., daat aku sampai dirumahnya itu akan baik-baik saja". Harsh terkejut saat Ranveer mencubit lengannya, Harsh memarahinya" kau sudah gila, kau menakut-nakuti ku".., aku sedang berisyirahat kenapa kau bangun?". Ranveer meminta Harsh duduk, tapi Harsh menolaknya" tidak aku akan pergi ke Darbhanga. Harsh duduk disamping Ranveer bertanya "ada apa?". Ranveer berkata pada Harsh" dengarkannaku baik-baik, jangan pergi dengan Mangal, dia tidak akan membawa mu ke Darbhanga, Mangal orang yang sangat jahat" Harsh berkata" Mangal tidak akan membawa mu ke Darbhanga". Ranveer berkata pada Harsh" itu benar, Mangal menyuruh anak-anak seperti kau dan juga aku untuk mengemis dijalanan".., apakah kau melihat luka ku?".., Mangal yang melakukannya pada ku, ini benar-benar dangat menyakitkan, Mangal akan membodohi mu seperti yang dia lakukan pada ku".., Mangal.akan menjual mu, dia akan menjual mu pada seseorang". Harsh ketakutan.
Shukar menunjukkan foto Harsh pada seirang pria, pria menjawab" tali sepertinya,wajanya famlliyar, siaoakah dia?". Shikar beralasan bahwa itu bukanlah siapa-siapa, itu hanya pemotretan besar, bagaimanapun itu terima kasih". Shikar bergegas pergi. Janki dan Roohi datang menemui Shikar saat mereka menyuruh agar shikar menunjukkan foto Harsh. Shikar menolajnya" tidak ku pikir orang-orangvdisini rata-rata mereka mengenali Harsh, memperlihatkan fotonya maka itu akan menjadi masalah besar, jadi mari kita hindari untuk memperlihatkan fotonya". Roohi berkata pasaDikhar",tapi jika kita tidak menunjukkan fotonya,bagaimana kita akan mencarinya?"..,bagaimana kami bisa tahu?". Shikar berkata" kita,akan mencari tahu jauh kedepan, aku akan bertanya kepada semua orang". Roohi berkata" lakukan satu hal, panggilkan Rajesh, ku pikir sekarang pasti dia sudah menemukan Harsh".., kita tidak punya alasan untk terus mencarinya, keluarkan ponsel mu". Dengan perdebatan Roohi dan Shikar Janki diam-diam pergi menaiki bajai untuk pergi ke kantor polisi. Shikar berusaha untuk menghentikannya, Roohi menahannya dan melarang Janki untuk pergi. Shikar berkata pada Janki" tolong jangan lakukan ini, ayah telah memperingatkan kami dengan tegas untuk tidak pegi kekantor polisi".., jika polisi mengetahui tentang hal ini maja itu akan menjadi masalah besar". Janki berkata" aku bisa mengerti, tapi kita tidak punya solusi untuk masalah ini".., apakah kau mengerti dengan yang ku katakan?".., Roohi, Harsh telah hilang, orang yang terganggu mentalnya telah hilang.." aoapun bisa tejadi padanya, siaoapun bisa melakukan apapun padanya, nyawanya dalam bahaya".
Roohi betkata pada Janki" kau benar, tapi bagaimana dengan reputasi keluarga?". Janki berkata" tapi kalian adalah saudara laki- laki dan perempuannya yang sebenarnya, pikirkan saja tentang Harsh jangan pikirkan reputasi!". Janki menipu Roohi dan Shikar seakan ia melihat Harsh dan jemudian mengambil kesempatan untuk pergi kekantor polisi dengan menaiki bajai saat Roohi dan Shikar berjalan mencari keberadaan Harsh.
Saat shikar berbalik dan bertanya pada Janki "dimana?". Roohi dan Shikar melihat Janki telah pergi dengan Bajai, mereka mengejarnya, Shikar berteriak " tidak Janki".
Ep 28 part 3
Janki sampai di kantor polisi, Jankibberfikir dalam hatinya" seiring dengan berjalannya waktu Harsh semakin dalam bahaya, Harsh tidaj tahu jalan menuju Darbhanga atau yang lainnya, Harsh bisa dengan mudah diculik oleh siapa saja".., atau apapun bisa terjadi padanya".., tidak aku tidak akan membiarkan sesuatu terjadi padanya, aku akan memberi tahu polisi dan beristirahat setelah Harsh ditemukan".
Ram Shadtri turun dari mobilnya menghadang Janki untuk pergi ke kantor polisi. Janki berkata pada Ram" ayah belum ada kabar tentang Harsh, kita harus meminta bantuan polisi untuk menemukannya sekarang, atau hidupnya dalam bahaya". Ram berteriak pada Janki" diam".., ini bukan hanya tentang hidupnya, ini menyangkut reputasi, citra dan bisnis keluarga Shasyri juga akan terancam".., aku tahu cara untuk menanganinya bukan kau". Janki betkata" aku mengatakan ini untuk anak mu". Ram berkata" jika kau kebih memikirkan suami mu dari pada anak ku".., maka aku akan merasa bahagia".., dimana kau saat Harsh lati dari rumah, sharusnya kau berada dikanar mu bersama dengan suami mu, jika kau berada disana naka semua ini tidak akan terjadi, kaulah yang harus disalahkan atas apa yang sudah terjadi". Janki terdiam dan tertunduk.
Manggala dan lucky yang jahat datang menemui Harsh. Manggala mengetuk pintu berkata" kita akan pergi ke Darbhanga, aku telah menyiapkan untuk pergi ke Darbhanga, bukalah pintunya". Manggala yerus mengetok pintu dan manggil Harsh sebagai temannya, Harsh ketakutan " katakan pada ku apa yang akan dilakukannya pada ku?". Harsh kebingungan dan ketakutan.
Ram berkata pada Janki" Harsh lari karena mu, ini semua kesalahan mu".., ayo masuklah ke mobil". Janki betkata pada Ram" ayah jika memang benar ini kesalahan ku, maka aku akan menyelesaikannya sendiri".., aku akan menemukan Harsh betsana dengan polisi, ku mohon izinkan aku untuk melakukannya". Ram meminta Janki untuk tetap masuk ke mobilnya. Janki tidak berdaya dan tertunduk, ia masuk ke mobil.
Ep 28 part 4
Manggala dan Lucky mendobrak pintu dan menemukan ruangan telah kosong, Manggala menyuruh agar Lucky melihat kebawah tempat tidur dan tidak menemukannya. Manggala terkejut saat menyadari bahwa Harsh telah kabur. Manggala berjata"aku akan mendapatkan uang darinya, aku harus kembali mendapatkannya, entah bagaimana hari ini aku harus membawanya kesana". Manggala dan lucky bergegas untuk mengejar Harsh dan Ranveer yang berusaha untuk berlari dari kejaran Manggla, Harsh terus berlari, ia kelelahan dan memegangi dadanya.
Dimobil, Janki berfikir tentang Ram " bagaimana seseorang lebih peduli pada kerajaannya dari pada putranya?".., aku harus melakukan sesuatu, tapi apa yang bisa aku lakukan?".., ini orang-orang ultraelit dan aku tidak bisa untuk melawan mereka".
Harsh terus berlari bersana Ranveer sepanjang jalan dan Manggala terus mengejarnya. Janki berfikir" aku pikir Harsh dalam masalah, apapun yang terjadi aku harus menemukan Harsh.., aku tidak peduli apa yang harus ku lakukan untuk itu"..,
Mobil Ram berhenti mendadak saat hampir menabrak pengendara motor dan janki diam- diam melarikan diri saat pengendara motor memarahi supir dan Ram berbicara dengan pemilik motor. Ram kehilangan jejak Janki dan mencarinya.
Manggala dan lucky terus nengejar Harsh dan Ranveer, Ranveer melepaskan tangan dari Harsh untuk memusahkan diri. Manggala gagal untuk menangkap Harsh saat itu.
Janki pergi kekuil dewi durga, ia berdoa " dewa, aku tidak mengerti dengan semua ini, aku tidak mengerti apa yang harus ku lakukan?".., kemana aku harus mencarinya?".., saat aku akan menikahi Ashok
, Harsh datang dalam hidup ku, aku menerimanya sebagai takdir ku dan menerima segalanya"..,kau ysng menyatukan aku dengan Harsh, bantu aku untuk menemukannya".
Harsh terus berlari dengan sisa tenaganya, Nanggala dan Lucky trus mengejarnya di belakang.
Janki berkata" dimana aku harus menemukannya?".., skubtidak tau dimana Harsh, dia sendirian.., aku benar- benar mengawatirkannya.., jika Harsh sendirian itu salah".., bantulah Harsh dewi".., tolong bantulag aku".
Harshbterus berlari ke arah kuil dimana Janki juga sedang berdoa dan khawatir padanya, Harsh bersembunyi di balik pilar untuk menghindari kejaran Manggala dan lucky yang panik mencari keberadaan Harsh berdiri diluar kuil, Harsh kelelahan, ia berkata" berikannaku kesempatan, aku akan baik-baik saja, ya dewa.., tolong selamatkan aku". Harsh menangis" selamatkan aku".
Manggala berkata pada Lucky"aku baru daha ingun menunjukkan maksud ku utuk bisnis yang bagus.., bajingan itu mencoba laru dari ku".., aku akan membutnya"..
Saat Manggala akan masuk kekuil, Lucky mencegahnya" kita sekarang tidak bisa mengejarnya, lihatlah terlalubbanyak orang ada disini, jika kita tertangkap kita akan dipukuli, ku katakan kita harus pergi".., ayo pergi". Manggala dan lucky pergi dari sana.
Janki mengusap air matanya, ia melihat seorang pria tergeletak meringkuk di lantai kuil, ia berjalan dan memperhatikan pria itu.
Rajesh datang menemui kedua orang utusannya berkata" dengar beberapa waktu lalu, aku mengirimkan mu gambar, segera temukan orang itu, ini harus dilakukan secara rahasia.., tidak asa yang harus mengetahuinya".., ayo cepatlah pergi". Kedua orang itu bergegas pergi.
Ram datang, Rajesh datang mebemuinya dan bertanya" ayah kenapa kau begitu khawatir?". Ram berkata pada Rajesh" Harsh belum diketemukan, tapi Janki.., dia lari lagi". Tajesh bingung" apa?".., aku mengirim Shikar untuk menemukannya". Mata-mata dengan mobil putih terus mengawasi.
Janki bertemu dengan Shikar dan Roohi di kuil. Shikar bertanya pada Janki" apa yang kau lakukan disini?".., lupakan semua ini".., apakah kau baik-baik saja?". Roohi betkata" apakah kau tahu betapa ayah sangat marah?".., ayo mari kita pulang". Tanpa mereka sadari melewati Harsh yg saat itu tetidur dikuil, Harsh terbangun dengan terengah-engah, Harsh berkata" aku tidak bisa bernafas". Janki ragu untuk pergi sari kuil
Beberapa orang berpakuan merah datang kekuil, mereka mengepung Harsh untuk ritual, Harsh ketakutan dan mengamuk" biarkan aku keluar dari sini, aku tidak mau warna merah". Janki terdiam saat Shikar dan Roohi masuk ke mobil.
Harsh mengamuk dan mengusir semua wanita bersari merah, dan mengibadkan tas ditangannya, Harsh berkata",aku juga tidak ingin warna hitam". Tas Harsh terlempar keluar, dan biskuit cherry berry keluar dari dalam tasnya dan Janki memperhatikan biskuit itu terjatuh di bawah mobil Shikar dan Janku mengambilnya.
Harsh memohon pasa semua wanita bersari.merah untuk tidak melemparkan. bubuk berwarna merah karena ia takut. Janki berfikir dan memegang biskuit cherry berry " yang ku lihat duduk ditanah, itu Harsh atau itu hanya kebetulan?".
Harsh ketakutan dan mengusirsemua wanita bersari merah dikuil" aku tidak ingin warna merah" Harsh marah dan mulai menyerang seorang wanita bersari merah dan mencekeknya, beberapa orang berusaha untuk melepaskan wanita itu dari cengkraman Harsh. Seorang wanita tua bersari merah lainnya memarahi Harsh" betaninya kau meganiyaya dia didepan umum?". Wanita itu memerintahkan semua saudaranya dg sari merah untuk tidak membiarkan Harsh lolos, mereka memukuli Harsh tanpa ampun.
Janki berfikir " ini biskut milik Harsh".., mungkinkah dia"..
Wanita itu berkata ",kami tidak akan mengampuni mu, kau akan terus mengingatnya", ia memerintahkan agar saudara-saudaranya mematahkan tulang Harsh. Janki terkejut saat itu, wanita berbaju merah berkerumun untuk memukuli Harsh tanpa ampun dan mengambil kayu. Janki beelari menghampiri sekelompok wanita berbaju merah dikuil, Shikar dan Roohi tirun dari mobil. Janki berlari masuk diantara kerumunan wanita itu, Harsh memohon" jangan pukuli aku bibi berbaju merah!". Janki tertengun saat melihat Harsh tidak berdaya dan terus dipukuli.
Comments
Post a Comment