PREM BHANDAN EPSODE 29 PENULIS SINOPSIS DAN INTERPRETASI MADE TITIS MAERANI, S. Pd

Prem Bhandan

PENULIS NASKAH DAN INTERPETASI
SINOPSIS BY 
MADE TITIS MAERANI, SPd
DANGAL TV CHENNEL

 Episode Lengkap Prem Bandhan - 29
Shikhar dan  Roohi sampai kuil untuk mencari  Janaki. Mereka memintanya untuk berjalan bersama mereka, tetapi Janaki menyadari bahwa ada sesuatu yang salah di kuil dan dia berlari ke arahnya dan melihat beberapa #wanita memukuli Harsh. Janki menyelamatkan Harsh  dan membawanya pulang. Rajesh menyalahkan Janaki untuk itu, tetapi Shikhar mengungkapkan kenyataannya. Di sisi lain, pemeras mengirimkan surat atas nama Janaki,  tetapi Rajesh dengan paksa mengambil surat itu dari Janki.

Dikuil, Janki teretengun saat melihat Harsh tak berdaya terus dipukuli para wanita bersari merah, Janki  langsung memeluk Harsh dan melindunginya. Harsh menangis dipelukan Janki berkata " mereka memukuli ku begitu buruk,  mereka terus memukuli ku!". Janki meyakinkan Harsh" aku disini tidak akan ada yang terjadi pada mu". Harsh mengadu pada Janki" mereka juga memukul ku disini". Janki mengusapnya, ia berkata  pada Harsh" sekarang tidak akan ada lagi  yang  akan memukuli mu, aku disini".

Wanita yang memerintahkan saudara perempuannya untuk memukuli Harsh dengan emosi bertanya pada Janki" siapa kau, kenapa kau mundukung bajingan ini?".., apakah kau tahu dia mencoba untuk menganiyaya teman ku?".., kau akan terus memukulinya dan menyerahkannya pada polisi".., apakah kau mengerti?". Janki mengingat semua ucapan Ram Shastri saat itu, kilas balik ditampilkan saat Tam berkata pada Janki" jika kau  memberi tahu siapapun tentang Harsh pada siapapun, atau jika kau melakukan sesuatu pada keluarga kami, kau akan menyesalinya".

Janki bingung dan berfikir"ayah berkata tidak ada yang boleh mengetahui identitas Harsh, akubharus melakukan sesuatu agar tidak ada yang mengenalinya". Janki mengoleskan bubuk merah kewajahnya. Roohi dan sikhar datang kesana, dengan sinis"siapa yang cona untuk dia selamatkan?".., bajingan ini tidak bisa dibiarkan hidup".

Janki menunjuk pada wanita itu dan bwrkata" jika kay menyentuhnya, aku tidak akan mengampuni mu".., apakah kalian semua mengerti?".

Wanita penghasur berbaju merah berkata" dasar tidak tahu malu, apakah kau tahu apa yang sudah dilakukan bajingan ini?".., tai kau malah mendukungnya". Wanita penghasir berbaju merah berkata" lihat saja, dua nendukung orang jahat dab mengancan kita!". Wanita lainnya yang juga meghasut berkata" dia akan selalu besamanya, pertama kita harus menyelesaikannya!". Harsh memukul wanita itu" jangan memarahi boneka ku, pergi kalian semua". Janki menenangkan amarah Harsh "tidak apa-apa". Harsh berkata" jangan biarkan mereka". Wanita penghasut bertanya pasa Janki"kau siapa, apa hubungan mu dengannya?". Janki menjawab " dia suami ku". Semua orang terkejut dan Janki mendapatkan cibiran dari wanita penghasut bahwa Harsh suami yang gila dan dia akan membuat dirinya terbunuh suatu saat nanti. Mereka semua pergi.

Harsh memeluk Janki berkata" jangan tinggalkan aku lagi, akubtidak akan membiarkan kau pergi kemana pun, aku menyesal.., maafkan aku". Janki betkata" tidak..tidak jangan mengatakan apa-apa". Harsh terus meminta maaf pada janki. Janki meyakinkannya " tidak akan terjadi apa-apa pada mu, aku ada disini". Harsh beryanya" kemana mereka semua pergi?". Janki bilang" tidak apa-apa". Harsh berkata pada Janki" mereka memukuli ku mereka datang untuk memukuli aku". Janki berkata pada Harsh"  tidak akan ada yang akan memukuli mu, aku ada disini, kan?".., aku tidak akan membiarkan apapun terjadi pada mu, sekarang kita pulang". Janki, Dikhar dan Roohi membawa Harsh pulang.

Rajesh berkata pada Ram" ayah aku sudah muak dengan Janki, sekarang aku tidak akan mwmbiarkannya lolos begitu saja". Ram memintanya untuk tenang, ia berkata pada Rahes yang sedang tersulut emosi" aku mendapatkan oesan dari Shikar, Janki sudah ditemukan, Shikar akan membawanya pulang". Mata-mata bermobil putih terus mengintai mereka.

Rajesh tidak terima berkata pada Ram" tapi tetap saja".., ponsel Rajesh berdering, mata-mata menghubunginya berkata" aku menunggu mu, keluar dan temui aku". Rajesh terkejut menelan ludahnya. Ram menepuk pundaknya, Rajesh seketika terkejut,  Ram  bertanya padanya" kenapa kau terlihat ketakutan?". Rajesh berkata",tidak ada apa-apa".

Mobil mata-mata yang ternyata reporter memarkir mobilnya didekat kuil, ia menerima uang. Pria itu mengingat saat Ram Shastri mengusirnya dari rumah kediamannya. Kilas balik ditampilkan saat pria itu berkata" aku salah satu teporter ku mengalami kecelakaan, aku melihatnya sebelum dia bisa menemui ku dan mengalami kecelakaan".., dia juga punya berita yang ekslusif tentang Harsh".., Ram Shastri telah berbohong kepada kita!".., pak kenapa dia menyembunyikan Harsh, kami hari ini kehilangan kesemoatan emas.., tap tuan Ram Shastri tidak akan bisa menghindari ku terlalu lama".., dia juga tidak bisa menjaga rahasianya". Kilas balik berakhir.

 Pria mata-mata yang ternyata reporter bersembunyi saat mendengar suara rem, ia memata-matai Harsh yang telah dibawa pergi dari kuil bersana Janki, Roohi dan shikar. Pria reporter it berfikir" sekali lagi aku akan mengejutkan mereka".

Harsh sampai dirumahnya bersama Janki, Roohi dan Shikar. Harsh bertanya" apakah kitaxsudah sampai dirumah?". Nenek dan yang lainnya terjejut memanggil namanya mereka berlari menghampirinya dan bertanya" Harsh apa yang terjadi?". Harsh mrmeluk nenrk dan jg Savita, ia mengadu " wanita-wanita itu memukuli ku!". Savita berkata" aku ingin tahu siapa yang telah mrmbawa sial anak ku?"., sesuatu yang buruk terus-menerus terjadi padanya". Savita memberi tilak hitam di belakang telinga Harsh" semoga dewa selalu melindungi mu dari setiap masalah". Nenek berkata pada Harsh "  seharusnya kau tidak menarik mata jahat, apa yang sudah kau lakukan, cucu ku?".., bagaimana jika kau dirygikan, kau akan mati!". Harsh berkata" aku pergi untuk mengambil hadiah ku.., aku ingin yinghal dengan boneka ku". Roohi.memberi Harsh minum.

Savita mendatangi Shikar berkata" kau telah membantuku untuk menyelamatkan Harsh, jika sesuatu terjadi padanya aku tidak mau tetap hidup.., kau yang telah menyelamatkannya".., hari ini aku tidak tahu apa yang akan terjadi".

Rajesh datang menyelak pembicaraan Savita berkata" ajan  banyak kemungkinan yang akan terjadi.., reputasi keluarha Shastri akan hancur". Ram bertanya pada Rajesh" aoa yang kau katakan?".., " apa yang sebenarnya tejadi?". Rajesh mengambil pondel dari sakunya berkata sinis" menantu dan juga putra kesayangan mu menciptakan adegan besar dan semua orang senang untuk menontonnya". Rajesh menunjukkan video pada Ram berkata" itu tidak semua, mereka merekam video itu" .., aku sudah menyuap orang untuk menghentikannya tapi jika video itu menjadi viral maka kani tidak akan mendapatkan kehormatan utuk daoat melestarikanya". Janki betkata pada Ram" tapi ayah aku melakukanya untuk Harsh". Rajesh berkata pada Janki dan menyalahkannya" lebih baik kau diam".., itu semua rencana mu".., aku tahu dia ingin. Semua orang tahu yang sebenarnya". Janki menjawab " tidak". Rajesh berjata"itu rencana yang bagus fan aku akan menangkap mu". Harsh mengeluh tentang Rajesh pada nenek" nenek, Rajesh memarahi bineka ku lagi".., lihatlah dia memarahinya lagi". Nenek meminta Harsh untuk tenang. 

Rajes berkata pada Harsh" dan kau, kau pergi kemana-maba untuk meciptakan masalah( drama)".., berapa banyak lagi yang harus kami tutupi?".., kami telag mencari mu kemana-mana dan kau.membuat keributanndi jalan, kami ingin menyembunyikan kebenaran dari semua orang dan kau ingin mengungkapkannya kepada semua orang".., hanya ada satu obatnya yaitu ruangan gelap itu tempat terbaik untuk mu". Rajesh memaksa Harsh dan Shikar menghentikannya" hentikan Rajesh, tinghalkan dia.., biarkan Harsh pergi". Nenek meminta agar Roohi membawa Harsh pergi. Rajesh, Ran dan Janki terkejut. Roohi membawa Harsh untuk beristirahat. Harsh berkata" aku ingin pergi dengan boneka ku". Nenek meminta Harsh untuk.masuk dan beristitahat. Savita memberitahu Harsh  bahwa Janki akan datang untuk menemuinya dan meminta agar Harsh masuk. Harsh berkata" Roohi berkata pada Harsh" kita akan keatas". Harsh berkata" nanti boneka ku akan mati".

Shikar bertanya pada Rajesh" sebenarnya ada apa dengan mu?".., sebelumnkau menuduh seseorang bisakah kau mencari tahu tentang kebenarannya?".., apakah kau tahu apa yang terjadi hari ini?".., apakah kau tahu tentang video yang sedang kau bicarakan?".

Shika berkata pada Savita" ibu, kau berfikir bahwa aku yang menyelamatkan Harsh?".., yang benar adalah Harsh telah diselanatkan oleh Janki" Nenek, Savita, Rajesh dan Ram tersentak kaget. Shikar berkata" saat aku dan Roohi akan menunggalkan kuil karena kami pikir bahwa itu akan buang-buang waktu, tapi ku pikir janki merasakan Harsh ada dikuil dan itulah sebabnya Janki pergi kekuil, dan itu ternyata benar saat Janki masuk beberapa wanita telah memukuli Harsh".., saat itu Harsh panik karenazsemua wanita iru betpakian merah". Ram betkata"apa?". Shikar berjata" iya ayah, saat itulah janki datang dan melompat kekerumunan untuk mentelamatkan  Harsh, dan faktanya Harsh kembali kerumah dengan selamat karena janki  bukan aku, ibu".

Shukar berkata pada Rajesh" itulah sebabnya aku mengatakannya jangan oernah menuduh siapapun tanpa tahu kebenaran tentang mereka, karena gaktanya adalah Janki yang mencegah kebenaran tentang Harsh terungkap, Janki yang telah menyelamatkan reputasi keluarga kita dari kehancuran".., janki yang sudah membawa Harsh kembali kerumah

Rajesh menatap Vanndana dan mereka,salung menatap. Shikar mengatakan" jankilah yang telah menyelamatkan identitas Harsh dengan mengusapkan bubuk merah agar tidak ada yang mengenalinya, apapun yang kau katakan tentang reputasi keluarga kita telah di hancurkan, itu tidak tejadi, Rajesh".., itu semua karena Janki". Ram menatap Vanndana,dan Rajesh.

Savita menghampiri Janki berjata",aku tahu, sayang".., aku tahu kau pasti akan melakukan tugas mu, kau akan selalu melindungi suami mu dari semua masalah, aku tahu itu".., kau sudah membuktikannya, Janki".., kau istri terbaik yang dimiliki Harsh". Savita memeluk Janki dan berterima kasih pasanya.

Nenek berkata pada Janki" mengingat apa yang telah kau lakukan untuk keluarga ini hanya ada satu cara untuk berterima kasih". Nenek akan berdujud dibawah kaki Janki dan Janki menolaknya "Nenek, apa yang kau lakukan?".., aku hanya melakukan apapun yang dilakukan isyri.manapun untuk suaminya". Janki mengusap air mata nenek dan memintanya untuk tidak menangis.

Vanndana datang pada Janki berkata" itu bagus, kau cukup untuk menjadi pahlawan, aku harus mengatakan kau berjuang didunia ini untuk suami Itu luar biasa". Vanndana tersenyum dan tersadar" oh!.., aku lupa memberitahu mu, Nisha tadi datang kesini". Janki dan ram kaget. Vanndana berkata" Nisha mencari tahu tentang Harsh kita"..

Ram bertanya" aoa yang Nisha temukan?". Vannfana menjawab" tidak ada, ayah".., sebelu Nisha mencari tahu aku sudah memintanya untuk segera kembali"

Vanndana berkata pada Janki" maafkan aku Janki".., tapi jika Nisha tahu yang sebenarnya tentang Harsh, dia pasti akan memberitahu ayah mu".., dan jika ayah mu tahu".., kau mengerti maksud ku, kan?".., ",tapi bagaimanapun itu, terima kasih". Janki bertambah bingung, ia berfikir" Ya dewa, cepatatau lambat mungkin keluarga ku akan mengetahuinya, itulah sebanya aku harus mencari solusi dari masalah ini.., sesuatu untuk memastikan ayah tidak mengetahui kebenaran tentang Harsh".

Nisha menelpon video call dengan nithin berkata pada Nithin" sekarang bagaimana kabar ayah?". Srivastav bilang bahwa dirinya baik-baik saja". Nirhin bertanya pada Nisha" apakah kau baik-baik saja?". Nisha menjawab" kenapa?".., apa yang bisa terjadi pada ku?". Nithin berkata" tidak, hari ini kau tiba-tiba bertanya tentang ayah, tampaknya setelah menikah kau menhambil kwalitas Janki".

Nisha berkara pada Nithin" apakah kau selalu akan menjadi penjilat untuk Janki".., biarkan aku bicara dengan ayah".

Nithin membiarkan Srivatav berbicara dengan Nisha melalui video call. Srivastav berkata " jadi bagaimana kabar mu, apakah kau bisa berbicara dengan Janki?". Nisha berkata" sebenarnya ayah, aku menelpin untuk mengatakan hal itu".., sebenarnya Krishu dan aku datang untuk menemuinya dirumahnya, tapi Janki perginkepabrik bukannya menemui kami".., aku kira ada beberapa pemujaan,  tapi mertuanya bereaksi seolah-olah tercengang.., ayah ada sesuatu yang disembunyikan disana". Asha marah menegur Nisha"kau selalu saja mengatakan hal yang tidak berguna". Nithin berfikir" Nisha tidak salah, dia benar, itu benar".., aku telah ragu untuk bebetapa waktu, sekarang mertua Janki melakukan hal yang aneh"..,  beberapa waktu yang lalu Ashok juga mengatakan hal yang serupa". Nithin mengingat semua hal.yang Ashok katajan tentang Janki yang datang sendiru ke Darbhanga menaiki bus. Kilas balik berakhir.

Nithin mengambil ponselnya berkata "Nisha, ibu benar kau terlalu banyak berfikir.., aku punya ide mari kita menghubungi Janki, semua itu akan kita klarifikasi, benarkan?". Asha beryanya pada Nithin"bagaimana kita bisa melakukannya?".., maksud ku bagai mana Janki bisa terhubung dengannkau dan juga Nisha di telepon?". Nithin berkata pada Asha" ibu sekarang zamanya teknologi, semuanya bisa menjadi mungkin.., sekarang kita akan menghubungkan Janki dengan Nisha". Nithin melakukannya, ponsel Janki berdering saat Janki didapur. Janki tersenyum dan mengangkatnya, mereka terhubung dalam video call.

Nisha bertanya pada Janki" kau sebenarnya dimana?". Srivastav senang melihat Janki dan bertanya" apakah kau baik-baik saja?". Janki menjawab" sebenarnya hari ini banyak yang harus ku lakukan, mungkin aku terlihat bingung karena kelelahan". Srivastav bertanya" bagaimana dengan pemujaan di pabrik?". Janki menjawab" itu semua berjalan dengan baik, ayah".., itu semua sudah dilakukan".

Savita datang untuk mencari Janki. Savita berkata pada Janki"  akuvdatangbuntuk mengatakan besok pemujasn suhaag, kau harus menjalankan puasa untuk Harsh". Janki hanya menganggukannkepalanya, savita berkata" sepertinya aku datang diwaktu yang salah".., apa kau sedang berbicara ditelepon?". Janki menjawab" tidak ibu, sebenarnya kaubdatang tepat waktu".., aku berbicara dengan keluuarga ku, lihatlah ini ibu mereka semua ada disini".  Savita membeti salam, dan mereka saling menyapa lewat panggilan video.

Janki bertanya pada Savita" ibu, apa kau mengatakan sesuatu?". Savita berkata pada Janki" iya aku datang untuk memberitahu besok pemujaan suhaag, kau harus menjalankan puasa tanpa minum air, tidak ada air.., bisakah kau melakukannya?". Janki menjawab " iya ibu".

Savita berkata pada Asha melalui video call" bu, putri mu adalah permata".., kami tidak akan bisa memiliki menantu perempuan yang lebih baik". Asha berkata" aku sendiri juga tidak bisa memujinya, bukankah tukang perhiasan adalah penikmat permata?".., kau menganngapnya sebagau permata, kami menganggapnya sebagai perhiasan". Savita tersenyum, ia berkata pada Janki" baiklah, aku akan pergi".., teruskanlah mengobrol". Savita pergi.

Janki bertanya pasa Srivastav" jadi apa yang harus kau katakan?". Asha betkata" tidak ada apa-apa".., ayah mu hanya khawatir karena tidak melihat mu, sekarang setelah ayah melihat mu dia menjadi tenang".., sekarang dengarkan tutuplah teleponya, bukankah besok kau puasa?".., ibu metua mu mengatakan itukan, makanlah sepuasnya sebelum tengah malem, kau bisa untuk menikmati puasa dengan lebih baik".

Janki berkata" ya bu, tapi puasanya besok sekarang aku bisa berbicara".., apa masalahnya kita akan berbicara nanti".., bukankah Nithin telah mengubungkan kita untuk bisa berbicara, nanti kita bisa kembali berbicara kapanpun kita mau telepon untuk kedua putri kami sekaligus hanya dengan biaya satu kali panggilan". Asha betkata bahwa ia akan mumutuskan panggilan. Mereka saling mengucapkan selamat tinggal.

Asha berkata pada Srivastav" sekarang kau tidak punya alasan lagi untuk khawatir padanya, Janki baik-baik saja".., janki senang dengan mertuanya". Nithin berkata" aku tidak khawatir, tapi aku ingin bertemu dengan Janki".., ku pikir kita harus pergi ke Patna, untuk bertemu dan mengejutkannya, itu benarkan ayah?".

Srivastav berkata"kau tidak bisa melakukan itu, anak ku".., kau tidak.hanya akan menerobos masuk kerumah menantu perempuan, kau harus memberi tahu mereka.., sepertinya itu tidak benar". Nithin bertanya" tapi ayah kenapa untuk seformalitas itu untuk bertemu dengan kakak ku?". Asha berkata" dia benar, kita orang tuanya, kita berhak untuk menemuinya dirumah mertuanya". Nithin senang kerena Asha mendukungnya, ia berkata pada " untuk pertama kalinya ibu mengatakan sesuatu yang benar". Asha meminta Nithin untuk minghir karena ia banyak mempunyai pekerjaan dan harus mengangkat sesuatu. Nithin berfikir" iya ibu, itulah yang harus kita cari tahu, biarkan aku jelaskan Janki apa yang Ashok katakan".

Harsh berkata pada Jagdish (putranya pelayan Radha)" ketika boneka ku datang, dia membertahu mereka.., diam!".., semuanya terdiam"..,  lalu boneka ku datang memeluk ku seperti ini", Harsh memeluk Jagdish. Janki datang kesana mendengarkan Harsh berbicara. Harsh berkata pada Jagdish" kau tahu apa yang dikatakan boneka ku?".., boneka ku berkata bahwa aku suaminya". Janki tersenyum.

Jahdish bertanya" tapi Harsh, apakah boneka mu mengatakannya terbang seperti supermen?". Harsh mendorong Jagdish dan memintanya untuk duduk, Harsh berkata" supermen tidak seperti itu, dia melepaskan pakiannya terlebih dahulu.., boneka ku sebagus supermen".., kau tidak tahu itu, dua benar-benar kuat". Savita datang kesana dannia juga tersenyum dan datang membawakan susu untuk Harsh. Savita berkata" boneka mu bukanlah supermen, dia superwoman". Harsh setuju, Savita memintanya untuk meminum susu dan setelah itu dan setelah itu meminum obat karena sudah waktunya. Harsh menolak "bu aku  tidak mau meminum susu hari ini".., diapa yang mau meminum susu setiap hari?". Savita berkata" kau anak yang baik,kan?". Janki datang dan Harsh menyapanya" Hai boneka". Janki datang mengambilkan susu "apakah kau tahu, apa yang membuat superman kuat?". Harsh beryanya" apa?". Janki berkata"dia meminum susu". Harsh berkata" itu tidak terjadi, kau berbohong". Janki membujuk Harsh" supermen minum susu setiap hari kemudian dia menjadi luat dan melawan semua orang untuk menang".., apakah kau tahu jika kau meminum susu ini kau akan menjadi superman untuk wanita super mu". Harsh berkata lalu aku akan menyelamatkan mu". Janki memujinya "anak baik". Harsh mengambil susunya. Harsh menghabiskan susu, dengan menutup hidungnya. Janki dan Savita terkejut dan tersenyum, Janki mengambil gelas dan nampan, Savita mengecup kening Janki dengan penuh kasih sayang. Janki dan Savita pergi.

Pelayan Radha meberikan surat dari mata-mata (reporter), dan ketika Janki akan memnhambilnya, Rajesh datang dan meramlas surat itu dari tangan Janki "siapa yang mengirimkan surat untuk mu?".., surat inin untuk ku" janki berkata "lihatlah ada nama ku tertulis diatasnya". Rajesh berkata" itu terjadi karena keaalahan, surat ini untuk ku". Rajesh bwegegas pergi membawa surat, Janki berfikir dan bertanya-tanya" kenapa Rahesh mengambil surat yang ditunjukan pada ku?".., bagaimana bisa kesalahan seperti itu bisa terjadi?".., dan apakah itu memang dilakukan dengan sengaja". Janki memegangi sikunya, Harsh melihatnya dari kejauhan. Rajesh bertanya pada pelayan Radha" dimana kau menemukan surat itu?". Radha memberi tahu bahwa surat itu ada didalam kotak surat dan tertiluliskan nama untuk Janki sehingga ia memuruskan untuk membetikannya Janki". Harsh menyuruhnya pergi. Rajesh membaca surat :" Harsh selamat kali ini, tapi lain kali apa yang bisa kau lakukan?"..," sampai kapan / seberapa banyak kau akan menyembunyikan kebenaran tentang dia dari semua orang?".., dengarkan aku, katakan saja yang sebenarnya pada semua orang atau aku akan mengungkapkan kebenaranya pada dunia". Wajah rajesh menjadi tegang setelah membaca isi surat itu.

Harsh datang menemui Janki dan bertanya padanya" Boneka, apa yang terjadi pada mu?". Janki kesakitan, tanganya terluka. Harsh meminta maaf, Janku berkata " tidak apa-apa", santai saja.Harsh bertanya" kenapa kau bisa terluka?". Janki menjawab" aku akan baik-baik saja". Harsh bertanya" katajan pasa ku siapa yang melakukannya, aku akan memukulnya.., peganglah jari ku, jadilah gadis yang baik dan dengarkan aku, dengarkan pegang jaru ku". Janki melakukannya ia memegang jari kelingking Harsh.

 Harsh meminta agar Janki ikut dengannya, Harsh memintanya untuk duduk, ia pergi mengambil kotak obat dan mengobati luka di tangan Janki dan bertanya" lihatlah, apa yang harus ku lakukan?". 

Janki meminta untuk langkah pertama agar lukanya di bersihkan dengan anti septik, Harsh meminta agar Janki membiarkannya untuk meluhat lukanya, Harsh bilang bahwa ity akan menyakitinya tapi tidak akan membuatnya terbakar. Harsh memberikan alasannya karena Janki adalah superwomen. Janki ragu untuk melakukannya, Harsh berkata" boneka, kau menjadi takut, seoerti anak kecil". Harsh merawat luka Janki dengan antiseptik, ia meniupnya dan menempelkan plester dilukanya. Janki tersenyum, mereka bertatapan dan Janki tertunduk.












Comments