PREM BHANDAN EPSODE 31 PENULIS SINOPSIS DAN INTERPRETASI MADE TITIS MAERANI, S. Pd

 Prem Bhandan

PENULIS NASKAH DAN INTERPETASI
SINOPSIS BY 
MADE TITIS MAERANI, SPd
DANGAL TV CHENNEL

Prem Bandhan Full Episode - 31 

Rajes  bersama beberapa anak buahnya sampai di hotel untik menemukan Reorter yang terus mengejar Harsh dan menterrornya, tetapi reporter  itu berhasil melarikan diri dengan bantuan rekannya sebelum Rajesh dan anak buahnya tiba di kamarnya. Tangan rekanya terluka saat berlari dan meninggalkan tetesan darah di bawah roda mobil. Sementara itu , Janaki  melakukan puja dirumah, ia mendengar suara keras dari dapur, Janki pergi ke dapur dan melihat Vandana sedang membersihkan luka di tangannya, Rajesh datang ke sana dan luka di tangan Vandana terlihat jelas.

Harsh berguam dan menggambar di kamarnya "aku tahu tahun ini mereka tidak akan merayakan ulang tahun ku lagi, tapi tidak apa-apa tahun ini aku punya boneka ku.., aku akan betmain dengannya".., tapi kenapa mereka tidak metayakan hari ulang tahun ku".., "ulang tahun semua orang ditayakan hanya ulang tahun ku saja yang tidak, bahkan tidak ada yamg mengucapkan selamat ulang tahun pada ku". Janki terdiam.

Rajesh bersama anak buahnya datang ke hotel tempat reporter mata-mata menginap. Harsh berkata pada petugas hotel" diruangan manaxreporter itu, tadi akunmenelpon, kan?". Petugas hotel berkata pada Harsh" maaf pak, ini bertentangan dengan kebijakan kami". Harsh berkata" katskan dekarang dimana dia?". Penjaga hotel memeriksa buku tamu berkata"kamar 1214". Rajesh bergegas memetintahkan anak buahnya untuk bergegas menangkapnya, mereka mendatangi kamar itu di disi lain reporter sedang sibuk menonton Rajes masih mencari nomor kanarnya, tiba-tiba rekan reporter  datang membawanya ke kanar mandi. 

Tekan reporter membekap mulutnya untuk menyelamatkannya. Reporter bertanya" apa itu?".., kenapa kau membawa ku kesini?". Rajesh dan beberapa anak buahnya masuk kekamar itu dan menemukan ruangan kosong.

Reporter berkata pada rekannya " sebelum mereka melihar ku, aku harus lari dari sini?". Reporter bergegas melepas kaca nako, ia melompat dan melarikan diri. Rajesh mendobrak pintu kamar mandi dan terkejut, meriksa jendela. Petugas hotel datang, Rajesh bertanya" bagaimana dia bisa tahu kami akan datang untuk menangkapnya?". Petugas hotel menjawab " aku tidak tahu apa-apa tentang hal itu".., aku baru daja melakukan apa yang kau"..

Rajesh marah dan menapar petugas hotel" lalu bagaimana dia bisa melarikan diri". Anak buah Rajesh datang memberitahu bahwa teporter itu pergi melarikan diri ke parkiran. Rajesh memetintahkan untuk segera menangkapnya. Reporter dan rekannya terus betlari mencari mobilnya di parkiran. Tangan rekannya terpentok bagian mobil lain merobek darung tangan hitamnya  dan darah menetes di bawah roda mobil. Mereka berhasil melarikan diri. Rajesh mengejarnya keparkiran bersama anak buahnya kehilangan jejak reporter. Rajesh menemukan tetesan darah di bawah mobil lainnya yang terparkir.

Shikar dan Roohi datang menemui Janki. Roohi berkata pada Janki" tolong jangan berbicara dengan Harsh tentang hari ulang tahunnya". Janki bertanya" tapi kenapa, Roohi?".., kenapa kau tidak merayakan ulang tahunnya?". Shikar berkata pada Janki" Harsh punya alasan untuk itu". Janki bertanya" apa maksud mu?". Shikar menjawab" Harsh ingin teman dan juga tamu dipesta ulang tahunnya, tapi jika orang datang kerumah ini.., kau tahukan apa maksud ku?". Janki empati.

Harsh berguam" aku berharap semua orang di hari ulang tahun ku, tapi tidak ada yang menginginkan aku,  tidak ada yang mencintai ku".., tapi tidak apa-apa, Harsh!".., kali ini boneka mu bersama dengan mu, dia akan bermain-main dengan ku dan kami menghiasi balon, kami akan banyak mengias balon dan melepaskannya ke langit, kami akan menuliskan selamat ulang tahun diatasnya".., kemudian balon akan menuju dewa".., aku akan melakukan banyak permainan dengan boneka ku, itu seperti rencana ulang tahun,kan?"..yeey". Roohi berkata pasa Janki" apapun yang terjadi tolong jangan sebutkan apapun". Roohi dan Shikar pergi.

Rajesh menemui Ram" ayah aku tidak tahu bagaimana reporter itu bisa kabur".., maksud ku, saat aku mau menangkapnya dia melarikan diri pada saat terakhir, aku tidak tahu bagaimana itu bisa terjadi". Ram marah dan mengamuk mendorong meja didekatnya, Rajesh ketakutan. Ram berkata " karena reporter itu selalu saja bertindak mendahului kita, dia tahu apa yang akannkita lakukan dan apa yang kita rencanakan, siapa dia?".., kenapa reporter itu melakukannya, cari tahu itu Rajesh!". Rajesh berkata pada Ram" ayah, aku ragu jika,salah satu dari anggota keluarga kita yang terlibat dan membetahunya, jika tidak, tidak mungkin dia akan tertangkap dan melarikan diri". Ram berkata pada Rajesh" mungkin saja kau benar, tapi siapa dari keluarga kita yang bida mrlakukannya?".., aku tidak bisa membayangkannya".

Janki berdoa dikuil, ia berfikir' sesuatu sedang terjadi dikeluarga ini, ayah tidak akan pernah mengatakan siapa orang yang mengancam dan akan membunuh Harsh".., dia juga tidak mau melaporkannya ke kantor polisi, aku hanya tidak mengerti ayah macam apa?".., apa yang sebenarnya dilakukan untuk putranya?".., dan cerita baru sekarang terungkap untuk tidak merayakan ulang tahun Harsh, itu juga dikarenakan orang lain, orang-orang yang aneh!".., tamoaknya mereka semua baik-baik saja tapi ada rahasia yang mereka sembunyikan". Janki mengingat apa yang Rangeeli katakan padanya, kilas balik ditampilkan saat Rangeeli berkata pada dirinya  bahwa semu hal tidak terlihat disini, ada banyak rahasia dan Rangeeli meminta janki untuk bethati-hati. Kilas balik betakhir.

Janki berfikir " tempohari juga Rangeeli mengatakannya, ada banyak rahasia yang tersembunyi dikeluarga ini, dampai aku mengetahui tahu rahasua apa itu, tapi bagaimana aku bida menyelesaikan semua ini?".., ya dewa, sku tidak tahu apa yang ditakdirkan untuk keluarga ini, tapi aku memastikan Harsh akan merayakan ulang tahunnya.., aku pasti akan melakukan sesuatu untuknya".

Janki dikejutkan dengan suara berisik di dapur, ia menoleh dan beryanya-tanya"siapa yang di dapur larut malam begini?". Rajesh kembalI menuduh  dan berkata bahwa Janki yang melakukannya, Rajesh berkata pada Ram" lihatlah, Janki yang sudah mengusir Harsh, Janki yang telah buru-buru untuk memberitahu polisi sehingga semua orang tahu, katakanlah sesuatu?".., "bukankah Janki orang baru di keluarga ini?".., aku yakin Janki yang melakukannya". Tam berkata pada Rajesh" kau menuduh janki tanpa alasan apaun, ku kira itu sebabnya kau madih belum bisa menangkap pemeras itu"..,"Rajesh, tidakkah kau menyebutkan bahwa pemeras itu terluka?". Rajesh menjawab" ya, aku melihatnya terluka". Ram berkata pada Rajesh" lakukan satu hal dan petiksalah reporter, orang-orang yang menuliskan omong kosong tentang Harsh, khususnya reporter yang telah bethasil kita singkirkan". Rajesh mengiakannya.

Janki berjalan menuju dapur dan menyalakan lampu, Vanndana tersentak kaget saat membersihkan luka dan darah ditangannya. Janki bertanya " Vanndana, rupanya itu kau, mengapa kau berada didapur dilarut malam begini?". Janki terkejut dan bertanya" apa yang sebenarnya terjadi ?". Vannfana menghentikan Janki dan melarangnya untuk mendejat, ia berkata oada Janki" tidak ada yang terjadi, aku hanyalah terluka dan itu akan sembuh, lau tidak perlu bereaksi berlebihan". Janki berkata " luka itu tidaklah kecil, kau berdarah begitu banyak".., biarkan aku membawa mu kedokter, sementara itu aku akan membanggil ibu dan nenek kesini".

Vanndana menolaknya berkata" tidak.., tidak perlu memberitahu ibu dan juga nenek".., ini janya luka kecil dan itu akan sembuh, jangan repot-repot untuk menunjukkan simpati mu, pergi beristirahatlah ke kamar mu". 

Janki bertanya pada Vanndana" kenapa kau jadi dalah paham?".., lihatlah berapa banyak kau mengeluarkan darah?".., kau perlusuntikan atau ingeksi akan terjadi". Vanndana tetap menolaknya" tidak", ua terkejut saat Rajesh datang, Rajesh bertanya" siapa yang mengalami luka infeksi?". Wajah Vannfana tegang, Janki betkata pada Rajesh" lihatlsh Vanndana, dia terluka.., dua berdarah". Rajesh mendekati Vanndana apa yang terjadi?". Vanndana ketakutan dan beralasan" tidak ada yang terjadi, aku hanya bekerja didapur, aku memotong diri ku sendiri dengan pisau.., itulah sebabnya Janki Khawatir".., ini hanyalah luka kecil dan akan sembuh". Rajesh menatap tajam wajah Janki dan mencurigainya.

 Rajesh berjata pada Vanndana" ini tidak namoak seperti luka pisau". Vanndana mengingat saat ia terpentok besi mobil.yang lain dan tangannya berdarah. Tajesh bertanya pada Vanndana" tapi bukankah kau pergi keluar rumah?". Janki berkata pada Rahesh " itulah yang kubkatakan padanya, bahwa itu bukanlah luka biasa, jadi mari kita harus membawanya dan pergilah berganti pakian". Dengan kasar, Rajesh mengatakan pada Janki" biarkan aku yang akan merawatnya, kau bisa pergi untuk melanjutkan pekerjaan mu, Janki". Janki berkata pada Rajesh".., tapi tajesh, bidakah"..

Dengan kasar Rajesh berkata pada Janki" bukankah pada awalnya kau tidak pernah salah paham?". Vannfana kesakitan, dan Rajesh meminta Janki untuk pergi. Vanndana berkata pada Janki" bukankah Rajesh meminta mu untuk pergikan, dia yang akan menjaga ku".. Pergilah!".., pergi dan beristirahatlah jangan berlebihan seperti ini". Janki menghawayirkan Vanndana dan Rajesh memintanya untuk berhenti menghawatirkan luka Vanndaba dan lebih mementingkan luka Harsh, Rajesh dengan kasar betkata pada Janki" bethenyilah memata-matai kami". Janki bingung dengan apa yang Rajesh katakan padanya dan bertanya" apa yang kau maksud?".

Rajesh berkata pada Janki"maksud ku, aku tahu apa yang kau lakukan dan kenapa kau melakukannya, biarlan aku mengatakan hal yang lainnya.., jangan memainkan permaunan dengan ku, aku akan segeta mengakhiri permainan mu".

Janki betambah bingung dengan ucapan  Rajesh yang terkesan menuduhnya, ia beryanya pada Rajesh" apa yang sebenarnya kau katakan?". Rajesh berkata pada Janki" kau jangan berpura-pura terlalu polos".., pergi dari sini dan tolong lakukan daja pekerjaan mu". Janki terdiam dan berbalik pergi.

Vanndana mengjela nafasnya, ia mendapatkan pesan dingkat dari rporter yang terus memata-matai tumah Ram Shastri" bagaimana luka mu?". Banndana membalas bahwa dirinya baik-baik saja.

Vanndana berfikir" terima kasih dewa, Rajesh tidak mencurigai ku setelah melihat luja ku". Vanndana melihat kesekelilingnya dan pergi dari dapur.

Janki masuk kekamarnya,dan bertanya-tanya dalam lamunannya" hudup ku sangat sederhana sebelum menikah, semua hubunganku sangat sederhana saat itu hanya ada ibu, ayah, aku dan Nisha".., lami semua saling berbagi cinta dan keterasingan dibagian yang sama, katena itu hanyalah keluarga kecil.., kekawathiran dan khawatir juga menjadi masalah yang sepele".

Tapi disini, sejak aku sampai disini semuanya diperbesar".., tumah yang besar dengan masalah yang besar.., semuanya menjadi rumit".., ada banyak uang dan juga kekuasaan disini tapi tidak ada cinta fan juga kepercayaan". Janki melihat lukisan Jarsh yang tetyidur nyenya dan berfikir" lukisan ini seperti keluarga ini, ada semua kegembitaan didunia yapi tidak ada uang merayakan kegembiraan itu".., bahkan seorang pria kaya tidak bisa merayakan pesta ulang tahunnya sendiri".., seharusbya Harsh tidak memiliki kehidupannyang seperti ini, seperti apakah Harsh sebelum kecelakasn itu terjadi?".., pasti dia begitu energik, kepribadian, motivasinya dulu.., pidatonya,sangan menginspirasi'.., kehidupan orang yang sangat berbakat berubah sepenuhnya oleh kecelakasn tunggal itu, semua mimpinya dan kegembiraanya betakhir".., kecelakaan itu pasti sanhat mengerikan".., saat aku melihatnya hari ini maka pikitan ku bergedik, akuningin tahu kecelakaan deoerti apa yang telah merubahnya, Harsh tidak peduli dengan hidupnya untuk mendapatkan kembali mangalsutra ku untuk ku, aku juga tidak perlu menghawatirkan siapapun dan membuatnya bahagia".., aku akan melskukan apapun yang bisa ku lakukan untuknya, aku akan merayakan ulang tahunnya.., aku pasti akan merayakannya". Janki merapikan tempat tidur dan membaringkan Harsh, Harsh memeluk tangannya. Janki mengingat saat Harsh mempertaruhlan nyawanya untuk mengambil mangalsutranya dan saat Harsh memakikannya sindur pada petayasn suhaag. Janki membenarkan posis Harsh tidur dan menyelimutinya.

Keesokan paginya Harsh terbangun dari tidurnya. Janki melihat susun lego berkata " biarkan aku mencoba dan melihat cara membuatnya". Harsh mengucap " selamat pagi boneka". Janki berkata" ku harap seseorang akan membuatkannya untuk ku, aku tifak bisa melakukannya". Harsh berkata".., aku tidak bisa melakukannya".., jika dia ada pasti akan mengajari ku"Harsh berkata" aku akan melakukannya, aku akan mengajari mu".., tunggu..,tunggu". Harsh kesakitan saat tirun dari tempat tidurnya, janki menghawatirkannya. Harsh duduk di depan meja dengan bantuan Janki, Harsh bilang " aku tidak apa-apa".., aku akan menhajari mu".., kemarilah itu dan sangat  mudah".., kemarilah".., Hanya bebetapa saat, aku akan mengajari mu".., apa yang ingin kau buat?". Janki bertanya"Apakah kau tahu bagaimana caranya?". Harsh berkata" aku bisa membuatnya dengan sangat baik".., sebelumnya aku tidak mengetahuinya, tapi kemudian nenek ku mengarai ku dan aku mempelajarinya".., aku akan mengajari mu dan kau akan mempelajarinya kemudian kau bisa membuat apa saja sendiri".., jadi biarkan aku mengajari mu.., lihatlah". Jarsh mulai menyusun balok lego dan mengajarkan Janki. Janki meliriknya, Janki berfikir " Harsh aku bida mengerti, kau pasti sangat sedih karena kau tidak bisa merayakan ulang tahun mu".., aku akan meayakan ulang tahun mu dengan pesta besar, kali ini aku tidak akan membiarkan mu bersedih, aku akan metayakan hari ulang tahun mu dengan pesta besar, aku berjanji pada mu".

Nitin sedang di jalan, ia mendapatkan telpn dari Srivastav, Nithin memberitahu ayahnya " aku sudah sampai dipatna".., aku sudah berbicara dengan nisha dia akanndatang menjemput ku, aku akan pergi betsama dengannya ke kampus".., baiklah ksu janhan khawatir" Krishi dan Nisha sampai untuk menjemput Nithin. Nisha memeluk Nithin yang menanyakan tentang kabarnya, Nidha senang Nithinnada di Patna. Nithin juha menyapa Krishu. Nidha beryanya pada Nithim " bagaimanakah perjalanannya?".., jadi kau sudah bertemu sebelumnya?" .., sekarang apa rencana mu ?"..,maukah kau pergi ke tempat janki untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi disana?".., Nithin, spa kau sudah memberitahu bahwa kau akan mengunjungi mereka?".., ataukah aku harus menelpon untuk memeritahu mereka". Nisha berkata" Krishu benar, kau tidak tahu kita harus membuat Janji untuk bertemu dengan keluarga mereka".., apakah kau sudah punya itu atau apakah kau"..

Nithin berfikir" aku harap dia tidak memberi tahu mereka  jika aku akan berkunjung, aku ingin tiba-tiba pergi kesana, agar aku tahu apa yang sebenarnya terjadi dengan Janki". Nithin betanya" apa yang sedang kau pikirkan?  Nithin sadar dari lamunannya, ia berkata" kau juga pasti akan terkejut, aku tidak datang kesini untuk mengunjungu mertua Janki, aku tidak suka dengan orang-orang kata yang  harus meminta izin untuk berbicara dan tertawa, skubhanya perlu berbicara dengannya, jioa aku hanya bisa berbicara denganya hanya melalui telepon". Nisha berkata" benarkah,lalu bagaimana dengan saudara ipar mu Harsh?".., bukankah kau juga ingin bertemu dengannya?".., kau terus memujinya sepanjang hati"

Nithin berkata pada Nisha" aku terus menyanyikan pujian karena aku tidak membenci Janki seperti diri mu"..  " Aku tidak pernah membandingkan, Khrisu, dan juga Harsh".., karena bagi ku mereka berdua  sama". Nisha berkata" itu sesuai dengan kenginan mu, selamat datang di Patna, sekarang bisakah kita pergi?". Nithin  pergi bersama mereka. 

Vanddana mengamati situasi dirumah dan mendengarkan Ram shastri berkata bahwa dirinya tidak akan pergi ke kantor polisi dan memutuskan hanya akan bekerja dirumah.

Janki melihat Vanndana berjalan pergi, putru Vanndana bertanya pada Janki"bibi aoa itu?".., kenapa kau khawatir?". Janki menjawab" tidak apa-apa". Putri kecil Vanndana berkata" kenapa kau berbicara seperti itu?".., beritahu pasa kaminapa rencananya?". Janki memberitahu anak-anak" jadi kita ajan membuat acara pesta kejutan". Anak-snak senang untuk pesta. Janki betkata " ini adalah acara ulang tahun paman mu setelah dua hari nanti, tapi aku tidak bisa menyiapkan pesta sebesar itu  tanpa bantuan kalian, jadi katakannpada ku, spakah tim kalian siap untukelakukannya?". Anak-anak dengan senang hati dengan ide bagus Janki dan meteka aiap untuk membatu, putri vanndana berkata bahwa mereka akan menyiapkan banyak balon dan mendekorasinya dan membuatkan kue ulang tahun kesukaan Jarsh dan Hatsh akan senang melihatnya.

Tapi disini, sejak aku sampai disini semuanya diperbesar".., rumah yang besar dengan masalah yang besar.., semuanya menjadi rumit".., ada banyak uang dan juga kekuasaan disini tapi tidak ada cinta dan juga kepercayaan". Janki melihat lukisan Jarsh yang tetyidur nyenya dan berfikir" lukisan ini seperti keluarga ini, ada semua kegembitaan didunia yapi tidak ada uang merayakan kegembiraan itu".., bahkan seorang pria kaya tidak bisa merayakan pesta ulang tahunnya sendiri".., seharusbya Harsh tidak memiliki kehidupannyang seperti ini, seperti apakah Harsh sebelum kecelakasn itu terjadi?".., pasti dia begitu energik, kepribadian, motivasinya dulu.., pidatonya,sangan menginspirasi'.., kehidupan orang yang sangat berbakat berubah sepenuhnya oleh kecelakasn tunggal itu, semua mimpinya dan kegembiraanya betakhir".., kecelakaan itu pasti sanhat mengerikan".., saat aku melihatnya hari ini maka pikitan ku bergedik, akuningin tahu kecelakaan deoerti apa yang telah merubahnya, Harsh tidak peduli dengan hidupnya untuk mendapatkan kembali mangalsutra ku untuk ku, aku juga tidak perlu menghawatirkan siapapun dan membuatnya bahagia".., aku akan melskukan apapun yang bisa ku lakukan untuknya, aku akan merayakan ulang tahunnya.., aku pasti akan merayakannya". Janki merapikan tempat tidur dan membaringkan Harsh, Harsh memeluk tangannya. Janki mengingat saat Harsh mempertaruhlan nyawanya untuk mengambil mangalsutranya dan saat Harsh memakikannya sindur pada perayaan suhaag. Janki membenarkan posis Harsh tidur dan menyelimutinya.

Keesokan paginya Harsh terbangun dari tidurnya. Janki melihat susun lego berkata " biarkan aku mencoba dan melihat cara membuatnya". Harsh mengucap " selamat pagi boneka". Janki berkata" ku harap seseorang akan membuatkannya untuk ku, aku tifak bisa melakukannya". Harsh berkata".., aku tidak bisa melakukannya".., jika dia ada pasti akan mengajari ku"Harsh berkata" aku akan melakukannya, aku akan mengajari mu".., tunggu..,tunggu". Harsh kesakitan saat tirun dari tempat tidurnya, janki menghawatirkannya. Harsh duduk di depan meja dengan bantuan Janki, Harsh bilang " aku tidak apa-apa".., aku akan menhajari mu".., kemarilah itu dan sangat  mudah".., kemarilah".., Hanya bebetapa saat, aku akan mengajari mu".., apa yang ingin kau buat?". Janki bertanya"Apakah kau tahu bagaimana caranya?". Harsh berkata" aku bisa membuatnya dengan sangat baik".., sebelumnya aku tidak mengetahuinya, tapi kemudian nenek ku mengarai ku dan aku mempelajarinya".., aku akan mengajari mu dan kau akan mempelajarinya kemudian kau bisa membuat apa saja sendiri".., jadi biarkan aku mengajari mu.., lihatlah". Harsh mulai menyusun balok lego dan mengajarkan Janki. Janki meliriknya, Janki berfikir " Harsh aku bida mengerti, kau pasti sangat sedih karena kau tidak bisa merayakan ulang tahun mu".., aku akan meayakan ulang tahun mu dengan pesta besar, kali ini aku tidak akan membiarkan mu bersedih, aku akan metayakan hari ulang tahun mu dengan pesta besar, aku berjanji pada mu".

Nitin sedang di jalan, ia mendapatkan telpn dari Srivastav, Nithin memberitahu ayahnya " aku sudah sampai dipatna".., aku sudah berbicara dengan nisha dia akan datang menjemput ku, aku akan pergi betsama dengannya ke kampus".., baiklah kAU jangan khawatir" Krishu dan Nisha sampai untuk menjemput Nithin. Nisha memeluk Nithin yang menanyakan tentang kabarnya, Nidha senang Nithinnada di Patna. Nithin juha menyapa Krishu. Nisha bertanya pada Nithim " bagaimanakah perjalanannya?".., jadi kau sudah bertemu sebelumnya?" .., sekarang apa rencana mu ?"..,maukah kau pergi ke tempat janki untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi disana?".., Nithin, apa kau sudah memberitahu bahwa kau akan mengunjungi mereka?".., ataukah aku harus menelpon untuk memeritahu mereka". Nisha berkata" Krishu benar, kau tidak tahu kita harus membuat Janji untuk bertemu dengan keluarga mereka".., apakah kau sudah punya janji atau apakah kau"..

Nithin berfikir" aku harap dia tidak memberi tahu mereka  jika aku akan berkunjung, aku ingin tiba-tiba pergi kesana, agar aku tahu apa yang sebenarnya terjadi dengan Janki". Nithin betanya" apa yang sedabg kau pikirkan?  Nithin sadar dari lamunannya, ia berkata" kau juga pasti akan terkejut, aku tidak datang kesini untuk mengunjungu mertua Janki, aku tidak suka dengan orang-orang kata yang  harus meminta izin untuk berbicara dan tertawa, aku hanya perlu berbicara dengannya, jika aku hanya bisa berbicara denganya hanya melalui telepon". Nisha berkata" benarkah,lalu bagaimana dengan saudara ipar mu Harsh?".., bukankah kau juga ingin bertemu dengannya?".., kau terus memujinya sepanjang hati"

Nithin berkata pada Nisha" aku terus menyanyikan pujian karena aku tidak membenci Janki seperti diri mu"..  " Aku tidak pernah membandingkan, Khrisu, dan juga Harsh".., karena bagi ku mereka berdua  sama". Nisha berkata" itu sesuai dengan kenginan mu, selamat datang di Patna, sekarang bisakah kita pergi?". Nithin  pergi bersama mereka. 

Vanddana mengamati situasi dirumah dan mendengarkan Ram shastri berkata bahwa dirinya tidak akan pergi ke kantor polisi dan memutuskan hanya akan bekerja dirumah.

Janki melihat Vanndana berjalan pergi, putri Vanndana bertanya pada Janki"bibi apa itu?".., kenapa kau khawatir?". Janki menjawab" tidak apa-apa". Putri kecil Vanndana berkata" kenapa kau berbicara seperti itu?".., beritahu pasa kaminapa rencananya?". Janki memberitahu anak-anak" jadi kita ajan membuat acara pesta kejutan". Anak-anak senang untuk pesta. Janki betkata " ini adalah acara ulang tahun paman mu setelah dua hari nanti, tapi aku tidak bisa menyiapkan pesta sebesar itu  tanpa bantuan kalian, jadi katakannpada ku, spakah tim kalian siap untukelakukannya?". Anak-anak dengan senang hati dengan ide bagus Janki dan meteka aiap untuk membatu, putri vanndana berkata bahwa mereka akan menyiapkan banyak balon dan mendekorasinya dan membuatkan kue ulang tahun kesikaan Jarsh dan Harsh akan senang melihatnya.

Vanndana berbicara dengan reporter bayarannya" kenapa kau menjadi kacau, itu sangat buruk, bukankah aku mengatakan untuk menyiapkan rencana cadangan, tapi itu tidaklah mungkin kau menjajadi lebih pintar dari pada aku, jadi hadapilah".., kau yang  membuat segalanya lebih kacau atas segala kekacauan".

Reporter berkata pada Vanndana"kekacauan itu terjadi semua bukti yang sudah ku dapatkan untuk mengekdpos Harsh.., fan drive/ flishdisk  dan juga toto-fotonya semua tertinggal disana, mertia mu sudah mendapatkannya, aku tidak tahu sekarang bagaimana kau akan melakukannya, tapi kau yang harus membawa semua buktu itu pada ku, katakan saja pada ku.., kenapa kau melawan mertua mu untuk membantu ku?".., apa persetruan mu dengan mereka?".

Vannsana marah pada reporter" hey kau, itu bukanlah urusan mu, kau hanya memikirkan bisnis mu sendiri.., kau membutuhkan cerita yang sensasional dan dari sana kau akan mendapatkan uang.., itulah sebabnya tutup saja mulut mu dan biarkan aku melakukan apa yang ku mau, tugas ku menangani kekacauan yang sudah kau buat.., itulah sebabnya biarkan aku melakukan pekerjaan ku". Vanndana mematian panggilan telepon, ia kesal dan marah membanting ponselnya ketempat tidur.

Vanndana bertanya-tanya" apa yang harus ku lakukan?.., bahkan hari iniayah tidak pergi kerja".., lalu apa yang harus ku lakukan?".., aku harus pergi kekamarnya entah bagaimana caranya aku harus mengambil flash disk dan juga foto-foto itu, jika tidak semuanya akan kacau".

Janki bercengkrama dengan anak-anak, Harsh datang dengan mebawakan dua buah lego yang telah tersusu rapih, Harsh beryanya-tanya " itu bukankah boneka ku, kenapa dia tidak mau berbicara dengan ku?".., aku membawakannya sesuatu yang bagus untuknya, dia tidak mau berbicara pada ku".., dia hanya berbicara pada mereka".., ini dalah, sangat buruk".., biarkan aku mendengarkan aoa yang meteka bicarakan". Harsh berjongkok, putra vanndana datang dan menghancurkan seluruh susunan lego dan membuat Harsh mengamuk menendangnya, Harsh kesakitan. Harsh tejayuh duduk, Janki datang menghampirinya"Harsh, apakah kau terluka?".., spakah kau terluka lagi".., dia merusak ini karena kesalahan, kita akan membuatnya lagi, aku skan mengambil banyak waktu dan membuatnya dengan mu, itu rusak aku akan membutkannya lagi". Harsh marah fdan mengangis berkata pada Janki" aku telah meluangkan(menhgambil)  banyak waktu untuk membuatnya".., aku ingin memberikan mu hadiah, tapi dia telah menghancurkannya, dia sengaja menghancurkan semuanya!"

Janki berkata" tidak..tidak". Harsh berkata " dia datang dan melakukannya, dia bilang tidak mau mendengarkan ku". Janki mencoba untuk menenangkan Harsh" tidak, dia tidak melakukannya dengan sengaja". Harsh berkata" tapi dia melajukannya dengan sengaja" janki meminta Harsh untuk mendengarkannya, Harsh menolaknya dan memintanya untuk membiarkannya pergi. Harsh beryanya" kenapa kau hanya berbicara dengannya?".., kau adalah boneka ku seharusnya kau hanya berbicara dengan ku". Janki berkata"aku memang boneka mu". Harsh nerkata" aku datang untuk memberikan mu hadiah ini, tapi kau hanya berbicara dengan mereka, kau tidak mau berbicara dengan ku". Janki berkata " kita akan membuatnya ulang bersama-sama". Harsh berkata" aku tidak akan berbicara dengan mu". Harsh kesal, ia bangun dan berjalan pergi. Janki bingung dengan sikapnya " ya dewa, Harsh marah".., sekarang bagaimana aku bisa merencanakan pesta ulang tahunnya?". Janki khwatir tentang hal itu.





Comments