PREM BHANDAN EPSODE 32 PENULIS SINOPSIS DAN INTERPRETASI MADE TITIS MAERANI, S. Pd


Prem Bhandan

PENULIS NASKAH DAN INTERPETASI
SINOPSIS BY 
MADE TITIS MAERANI, SPd
DANGAL TV CHENNEL

Episode Lengkap Prem Bandhan - 32
Rajesh menunjukkan gambar rumahnya kepada Ram Shastri dari pen drive / flasdisik yang dia temukan dihotel tempat reporter nayaran Vanndana, hal itu membuat Ram Shastri percaya bahwa seseorang dari rumah itu mengkhianati mereka. Ram Shastri menyimpan pen drive / flash disk di lemari besi. Vandana datang ke kamar Ram Shastri untuk menemukan kunci lemari besi itu, lalu bersembunyi di dalam kamar itu karena kedatangan Ram Shastri. Tiba-tiba Nitin datang ke rumah keluarga Shastri untuk menemui Janaki dan Harsh. Ram Shastri cemas saat Janki menemui Nitin. 

Vanndana brlerfikir " bagaimanapun caranya aku harus bisa pergi ke kamarnya untuk mendapatkan flash disk/ fan drive dan foto hari ini atau semuanya akan menjadi kacau".., bersiaplah untuk menanggung  kosekuensinya dari apa yang telah kau lakukan pada ku, keluarga shastri akan lenyap atau aku tidak akan bisa tidur dengan tenang, aku akan menghancurkan kalian semua". 

Di meja makan, Harsh menyusun lego bersama Roohi dan Shikar. Roohi meminta Harsh untuk makan namunnHarsh menolaknya, Roohi memberitahu bahwa itu bukanlah sayuran,  itu burger Tikki kesukaannya. Roohi bertanya" bukankan itu kesukaan mu?". Shikar berkata pada Harsh" cepatlah makan, itu bukanlah kesalahan Pihu".., itu terjatuh karena kesalahan". Harsh marah mengeplak Shikar dan bertanya" apa yang kau tahu".., aku ada disana, Pihu sengaja untuk menjatuhkannya". Shikar berkata" kemudian semua blok lego itu melakukannya".. " blok-blok ini, kai sudah membuat kakaku sangat kesal sehingga dia tidak mau memakan burger fovoritnya, aku akan menghukum mereka.., sekarang kau makanlah burgernya".., kemudian memakan obat". Harsh berteriak panjang menolaknya" tidak".

Nenek datang bersama Janki, Nenek betkata pada Harsh" sekarang boneka mu ada bersama dengan mu, sekarang kenapa kau tidak memakannya?" . Harsh kesal dan menyalahkan Janki, ia berkata pasa Nenek" aku tidaj.mau memakanya karena dia".., boneka ku kejam, dia tidak baik pada ku".., beritahu pada boneka ku, aku tidak mau berbicara dengannya selama 10 tahun!".  Nenek bertanya pada Harsh" lalu apa masalahnya, itu makanan favorit mu!". Harsh berkata pasa nenek" tidak, sekarang dia boneka yang buruk!". Nenek bertanya pada Janki" kenapa Harsh marah pada mu?".harsh berkata pada nenek untuk mendngarkannya "  aku akan memeritahu pada mu, aku akan memberi tahu mu tentang hal itu".., dengarkan apakah kau tahu apa yang sebenarnya terjadi?".., aku membuatnya untuk boneka ku, Pihu telah menghancurkannya, tapi boneka ku tidak memarahinya".., mereka sedang berbicara pada mereka tentang sebuah rahasia, boneka ku tidak memberi tahu ku tentang hal itu".., aku sedang menunggunya boneka ku tidak mau berbicara dengan ku, bahkan dia tidak mau bermain dengan ku.., aku lebih tua jadi aku marah dan berhenti tidak mau berbicara padanya".

Dengan dantai Janki bwrkata " semuanya akannteyap baik-baik saja jika Harsh tidak mau berbicara dengan ku, aku juga tidak akan berbicara dengannya" . Nenek.beryanya" tapi bagaimana itu bisa?". Janki berkata' ya, aku juga tidak akan berbicara dengannya selama 20 tahun, bahkannaku tidak mau masuk ke kamarnya, aju juga tidak mau bermain lagi dengannya". Nenek keberatan " tapi"..

Janki mengajak Radha untuk pergi, Harsh meminta agar Radha tidak pergi bersama kedapur dengan Janki karena dia jahat. 

Harsh berkata" aju tidak akan berbicara dengannya selama 40 tahun". Janki pergi kedapur dan Nenek bertanya pada Janki" apa itu, kenapa kau marah pada Harsh?".., seharusnya kau tidak melawannya, laku siaoakah sekarang yang akan merawarnya jika bukan kau". Janki berpura-pura untuk memancing Harsh" nenek jangan berbicara diantara kami". Nenek mengangguk.

Janki berkata" bukankah Harsh tidak ingin berbicara dengan ku selama 40 tahun?".., aku juga ingin membertahu padanya aku juga tidak akan berbicara dengannya selama 40 tahun". Harsh marah berkata" aku juga tidak akan berbicara,dengan mu selama 40 tahun, kau tifak bisa menghitung!"..,kalo begitu aku tidak bicara dengan mu selama 60 tahun". Nenek bingung dengan pertengkaran mereka " ya dewa". Janki berkata" ya apapun itu, aku tidak akan berbicara dengan mu!". Nenek berkata" ya dewa, aku pusing dengan pertengkaran mu, bsiklah sekarang ksu jarus menanganinya". Nenek mencium Janki. Harsh betkata" aku juga tidak akan bicara padanya". Nenek hanya tersenum dan pergi. Janki berkata" aku tidak akan menanganinya, apapun yang terjadi, tunggu". Sikhar mengajak Roohi pergi, Janki dan Harsh hanya berdua.

Harsh berkata pada Janki" aku tidak akan berbicara dengan mu selama 120 tahun". Janki meliriknya dan tersenyum.

Ram melihat foto rumahnya di laptop dan tersentak kaget" ya dewa!".. Gambar-gambar ini berasal dari rumah kita, jika mereka mengabil gambar dan juga video didalam, itu betarti"..

Rakesh berkata" ayah itu tepat sekali, itulah yang ku katakan, sesorang dari kekuarga kita terlibat dengannya".., tapi aku tidak tahu siapakah dari keluarga kita yang mau menghancurkan kita, kita pasti akan menemukan orang itu". Ram berkata " tapi kau jarus memastikan satu hal, tidak boleh sampai ke siapapun srlain kita berdua yang tahu". Rajesh mengiyakannya.

Ram dan Rakesh terkejut dengan kedatangan Savita yang tiba-tiba, Rajesh segera menutup laptop.

Savita membawakan 2 jas dan menunjukkannya pada Ram, Savita berkata",aku kira kalian berdua sibuk bekerja, aku akan kembali lagi nanti". Rajesh dan Ram berkata bahwa ity tidak apa-apa. Ram berkata" katakan pada ku apa yangvsebenarnya ingin kau katakan?". Savita berkata" senenernya,aku hanya datang untuk menunujkkan pakian Harsh, aku telah memilihkan dua".., katakan pada ku yang mana yang akan membuatnya elegan ?". Ram berkata pada Savita" bisakah kita membahasnya nanti?"..,  sekarang kami sedang mendiskusikan pekerjaan.., ini sangat penting". Savita berkata" tapi apa masalahnya?".., kau tampak khawatir apakah kau baik-baik saja?". Ram berkata" sebenarnya kami pusing dengan pekerjaan, kamibsudah membahasnya". Rajesh berkata pada Savita" ibu, ini ide yang bagus, kami akan menyelesaikan pekerjasn ini dan datang kesana, kemudian kita akan mengumpulkannya, itu benar kan?".., sampai saat itu kau bisa menyiapkannsesuatu yang lain". Savita mengerti dan pergi dari sana  " baiklah".

Ram mencabut flash disik itu dari laptop, Davita telah berjalan pergi. Vanndana berdiri didepan pintu kamar Ram, ia menerima panggilan telepon dan tidak jelas untuk mendengarnya dan berfikir bahwa ada masalah jaringan, Ram pergi keluar dan saat itu juga Vanndana masuk kekamar Ram.

Vanndana bertanya-tanya" dimanakah dia menyomlan flash disk dan juga foto-fotonya?".., akubharus mendapatkannya entah bagaimana pun caranya". Vanndana mencari kunci itu dan memberantakan seluruh barang. Vanndana bertanya-tanya" dimanakah kuncinya disimpan?".., mungkinkah itu disimpen di mantel ayah?".., biarkan ku memeriksanya". Vanndana mencari kunci itu ke jaget putih ram yang tergantung,  Vanndana mendapatkan kunci itu dan Ram betjalan ke kamarnya, dan ia terkejut saat melihat Ram telah menyelesaikan panggilan teleponnya.Vanndana berfikir" ya dewa!..,  sepertinya ayah akan datang kesini, apa yang harus ku lakukan?".., bisrkan aku mengembalikan kuncinya,saat ini atau mungkin ayah akan curiga".

Vanndana yang masih berada di kamar Ram  bersembunyi, Ram terkejut saat itu" bagaimana mungkin mantal itu bisa terjatuh?".., itu tidak jatuh dengan sendirinya". Ram mengambil mantek putihnya, ia mengambil kunci itu dan kembali menggantungkannya.

Vanndana ketakutan, ia berfikir" sekarang apa yang harus ku lakukan,bagaimana aku bisa untuk mendapatkan kunci itu?".

Nithin berkata pada Krishu" hentikan mobilnya disini". Krishu berkata" apa itu, kami melewati rumah Janki". Nithin berkata ku pikir aku harus pergi sendiri untuk bertemu dengannya". Nithin turun dari mobil, Nisha berkata"apa?".., apa yang tiba-tiba terjadi, kau mengatakan tidak selama ini".

Nithin berkata pada Nisha" aku dipatna bagaimana mungkin aku tidak bertemu dengan Janki"..," hal itu jangan dilakukan, Janki pasti akan kesal". Krishu berkata" ini waktu makan siang dan pergi sekarang".., tidak benar untuk pergi kerumah seseorang tanpa di undang". Nithin bertanya" apa maksudnya?". Nisha berkata" maksud ku Nithin.., mertua Janki tidak seperti mertua ku".., mereka orang kaya yang harus diberi tahu, atau mereka akan mengusir mu dari rumah tanpa basa basa basi lagi, sudah ku katakan kau harus menelpon Janki dan meminta izin". Nothin menolak untuk melakukannya, ia berkata pada Nisha" Jangan hubungi Janki, aku akan memberikannya kejutan, tinggalkan saja aku disini aku akan naik becak". Nisha berkata" baiklah, dha". Nithin pergi kerumah Janki.

Harsh menimpuki Janki, ia menolak  untuk makan dan berbicara dengannya selama 100 tahun. Janki berkata pada Harsh " ya bsiklah, jangan bicara dengan ku selana 100 tahun, tapi kau harus membiarkan aku memberikan mu makan ". Harsh berkata" aku tetap tidak akan memakannya jika kau memberikannya". Janki bertanya" kenapa?".. Apakah kau tahu jika kau tidak.makan kaki mu yang terluka tidak akan sembuh jika kau tidak mau mskan dan meminum obat".., lalu bagaimana kau akan main jika kaki mu tidak sembuh?". Harsh tetap menolaknya".., aku juga tidak akan berbicara dengan mu, aku tidak akan berbicara dengan mu selama 100 tahun". Janki berkata pada Harsh" baiklaj kalau begit jangan bicara pada ku, makan saja makanan mu". Harsh tetap menolaknya' aku tetap tidak akan memakannya". Janki bertanya" kenapa?". Harsh menjawab" karena kau hanya bermain dengan teman-teman ku"..., kau tidak mau bermain dengan ku".., bagaimana mungkin itu bisa?" ..  " kau tidak berbicara pada ku, kau hsnya berbicara dengan teman-teman ku".., "sku tidak suka itu". Janki betkata" jadi maksud mu, sku tidak boleh bermain dengan orang lain?". Hsrsh menjawab" kau tidak boleh bermain dengan orang lain karena kau boneka ku".., kau hanya boleh bermain dengan ku, bagaimana kau bisa bermain dengan orang lain?". Janki berkata" baiklah, lain kali aku akan berhati-hati, dilshkan makan". Jarsh berkata" tidak ajan ada waktu di hari lainnya, kita  tidak akan berbicara lagi". Janki berkata" baiklah, jadi kau tetap tidak mau makan?". Harsh berkata" aku berjanji, aku tidak akan makan". Janki berkata " baiklah jika kau tidak mau makan atau tidak mau minum ibat, aku juga tidak akan memberitahu mu rahasia". Janki berjakan pergi, Harsh berkata" hay tunggu". Janki berhentu dan tersenyum, Harsh betkata pada Janki" kenapa kau marah begitu banyak?".., tidak ada orang lain yang melakukannya, ayo makan.., aku akan memakannya". Janki tersenyum dan kembali, Harsh meminta maaf. 

Nenek datang berdiri didepan pintu dan tersenyum melihatnya. Harsh memegang kembang kol dan memberinya pada Janki. Janki berkata" bailkah kita akan memakannya nanti, makanlah dulu". Harsh senang" kau pasti akan memasak palaak panner".., apa kau tahu boneka, sku suka dengan Palask Panner".., apakah kau tahu apa manfaat bayam untuk ku?".., bayan.akan membuat ku menjadi kuat dan siapaun yang menganggu mu akan mendapatkan".. Harsh meninju kearah Janki. Janki teryawa berkata pada Harsh" kau hanya perlu makan dan meminum obat untuk ktu, selesaikanlah". Harsh berkata" nenek ku menyuapi ku makan, kau juga harus menyuapi ku". 

Nenek berfikir tentang Janki" seperti itulah tipe istri yang ku inginkan untuk Harsh ku, seseorang yang bisa merawatnya dengan penuh kasih".., ketika aku melihat Jank, aku merasa bahwa tidak lama lagi kehidupan Harsh akan dipenuhi suka cita lagi, Harsh ku pasti akan kembali seperti dulu".

Nithin sampai dirumah Ram Shastri dan menekan bel. Ram Shastri bertanya-tanya" sekarang siapa itu?". Tam.Shastrinkeluarvdari kamarnya, Vanndana keluar dari persembunyiannya, ia kembali mencari kunci di mantel putih yang telah tergantung.

Janki berkata pada Harsh "ku akan sehera kembali".

Vanndana tidak berhasil mendapatkan kunci, ia berfikir" oh tidak!".., sepertinya ayah memnawa kunci itu".., aku harus memikirkan cata yang lainnya". Pelayan Radha membukakan Nithin pintu. Roohi menyambut kedatangannya dan memberi tahu Parth dan Pihu (anak-anak Vanndana). Nithin berkata" oh!".., karena mereka tidak datang dipernikahan makanya aku tidak mengenali mereka".

Savita bertanya pada Nithin " apa yang membawa mu datang kesini?".., maksud ku ksu tiba-tiba saja datang". Nithin berkata pada Savita"bibi, sejak aku di Patna aku berfikir untuk bertemu Janki, dimanakah dia?".., aku tidak melihatnya". Mereka menyambut Nithin dan memintanya untuk duduk.

Sementara itu di.lantai atas, Janki berusaha keras untuk menutup mukut Harsh dan memintanya untuk tidak berisik dan jangan berbicara. Savita meminta Radha untuk membawakan air minum.

Harsh bertanya pada Janki" boneka, siapakah dia?". Janki meminta Harsh untuk diam. Harsh berkata pada Janki bahwa ia lapar, Janki kembali menutup mulutnya dan berkata" uackita akan.kembali memakan makanan itu, dalam beberapa,saat kita akan makan, tapi untuk saat ini kuharap diamlah. Harsh ingin memakan phaalak paneer. Harsh mengugit tangan Janki dan membuatnya terkejut, Harsh menutup mulut Janki  dan Janki.menutup mukut Harsh mereka saling beryataoan mata satu sama lain, Harsh melwpaskan tangan Janki dan memintanya untuk tidak berisik dan memegangi telinganya katena mwerasa bersalah. Janki.membawa Harsh menjauh ketika Nithin berkata" tolong beritahu Janki aku telah datang". Roohi memintanya untuk duduk dan akan memanggilkan Janki. Nithin duduk kembali, shikar datang menyapa Nithin dan menanyakan kabarnya, Nithin.menjawab bahwa kabarnya baik-baik saja". Shikar bertanya" apa yang membawa mu kemari?". Nithin menjawab " aku baru saja sampai beberapa waktu yang lalu, aju ada di Patna jadi ku pikir, aku bisa bertemu dengan Janki".


"Sekarang dimanakah Janki?". Janki membawa Harsh kekamarnya,dan memintanya untuk menyekesaikan lukisannya untuk mengalihkan perhatiannya. Janki diam-diam keluardari kanar dan mengunci pintu.

Janki turun ke ruang bawah menemui Nithin, Savita berkata" bukankah Janki sedang makan siang". Shikar menimpalu"  Janki akan datang setelah mencuci tangannya".

Janki datang memanggil Nithin, Savita dan nenek menoleh pada Janki. Mereka bertemu dan berpelukan, Ram melihat dari kejauhan.

Nithin beryanya kabar pada Janki, Janki berkata bahwa dia baik-baik saja. Nihin membeti isyarat agar Shikar menangani Harsh, Shikar bergegas naik ke atas. Nenek meminta Janki untuk duduk dan berbicara tenang dengan Nithin, Janki mengajak Nithin duduk di meja makan dannsemua keluarga tampak cemas.

Nithin bertanya pada Janku " kenapa kau begitu tampak khawatir?". Janki mengatakan tidak, Nithin bertanya tentang Harsh dan membuatnya terkejut. Nithin berkata" maksud ku apa kau sedang memikirkan Harsh?".., dimanakah dia, aku ingin bertemu dengannya". Janki dan semu keluarga Shastri tercengang.

Dikamar, Harsh yang sedang melukis berguan sendiruan" lihatlah ini boneka, aku sudah menyelesaikannya, tapi kemanakah dia pergi?". Harsh mencari Janki"boneka".., aku tidak akan ngambek/ merajuk dengan mu selama 100 tahun, aku akan melupakannya".., aku akan berbicara dengan mu".., kembalilah". Harsh kesak, ia bangun" baiklah aku akan mencari mu boneka.., aku akan datang pada mu".Shikar datang membawakannya makanan, Harsh bertanya pada Shikar"apa yang kau lakukan, kau menakuti aku".., aku sangat laoat, aku ingin keluar". Shikar mencegahnya berkata pada Harsh, naah itulah dia, itulah sebabnya aku datang, Janki mengirimkan makanan ini, dia berkata itu mudah untuk melakukannya. Harsh berkata" yapi aku ingin keluar dan makan, kau tidak tahu aku ingin makan di meja makan". Harsh melangkah pergi, Shikar menariknyadan memintanya untuk tenang. Shikar berkata pada Harsh"aku tahu kau majan di meja makan, tapi kalu ini kau tidaj akan majan disana karena adik boneka mu ada dusini'..,mereka sedang bermain petak umpet".., Janki mengatakan aku harus memberitahu mu bahwa kau harus bersembunyi disini, kau tidak bisa keluar".., kau harus memakan makanan ini disini, jika jau keluar maka boneka mu akan kalah, dia harus menang, bukankah jika boneka mu menang, dia akan senang?".

Harsh berkata pada Shikar bahwa bonekanya sangatlah baik, ia bermain petak umpet dengannya tanpa berbaikan dengannya. Harsh berkata" sekarang lihatlah, aku ingin boneka ku menang, aku ingin membuatnya bahagia".., jika boneka ku senang dengan ku dia akan majan dengan ku dan memberikan ku makan". Shikar bekata pada Harsh" itulah yang ku suka dari mu, kaulah yang terbaik".., jika kau duduk dan makan disini, janganlah keluar atau boneka mu akan marah, ini akan menjadi masalah jika dia kalah". Harsh mulai memakannya, Shikar berkata" baiklah, aku juga akan bersembunyi diluar". Shikar bergegas keluar dan menutup pintu, Harsh berkata"ya, aku akan memakan makanan ku". Dengan sangat hati-hati dan terbata-bata Janki berkata pada Nithin " ya, kau bisa bertenu dengan Harsh, katakan pada ku, apakah semua orang dirumah baik-baik saja?".., maksud ku, apakah kau memberikan obat ayah dengan tepat waktu?".., bagaimana dengan kuliah mu?".., kau tidak pernah berbicara tentang studi mu?". Nithin menjawab"aku belajar dengan baik, ayah sudah merasa sehat, apakah kau baik-baik saja?".., tapi ngomong-ngomong Harsh ada disini ataukah diluar?". Janki tersentak kaget, ia melirik menatap Ram Shastri. Janki betkata pada Nithin "aku dan Harsh baik-baik, tapi ada apakah dengan mu?".., maksud ku, kau yerlihat dangat kurus, apa yang kau lakukan?".., apakahnkau tidak makan?".., niarkan aku mengemas/ membungkuskan majanan". Janki memanggil Radha, Nithin betkata" tidak, kenapa mengemadnya?".., aku bisa makan disini bersama dengan mu dan juga Harsh". Janki dan semua keluarga tersentak kaget. Nithin bertanya" apajah disini ada nasalah?". Dengan hati-hati Janki bebicara" tidak ada masalah".., maksud ku Harsh sangat sibuk dan aku harus keluar untuk melakukan beberapa tugas, itulah sebabnya aku mengatakannya".., aku akan membungkus makanan dan kau bisa memakannya". Janki meminta pasa pekayan radha untuk membungkuskan beberapa Makanan untuk Nithin.

Nithin betkata pada Janki" dengarkan aku, aku sudah sejak lama bertanya tentang Harsh, talu kau terus mengubah topik, sejak kau menilah dengan Harsh kami tidak pernah berbicara", akubakan bertemu dengan Harsh hari ini, dimanakah dia?". Savita dan Ram tercengang.

Janki berkata" tapi mengapa kau menjadi sangat berlebbihan (hyper).., lain kali kau akan bertemu dengannya, aku akan memberitahu Harsh untuk yetap tinggal dirumah dan tidak pergi sebelum bertemu dengan mu". Nithin bertanaya"lain kali, apa maksud mu?".

Janki berkata" yah, Harsh daat ini tidaj ada dirumah, dia pergi untuk melakukan bebrapa pekerjaan". Nithin berkata dengan bersikeras" baiklah kalau begitu aku akan menunggunya".

Janki bertanya "apa maksud mu, kau akan menunggunya?".., tapi dia".., Harsh tidak asa dirumah, apa aku tidak mengatakannya?".., Harsh diluar negeri, dia tidak ada di India".., Nithin, aku tahu kau ingin bertemu dengannya dan Harsh juga ingin beryemu dengan mu, dia menyebutkannya berkali-kali bahwa dia tidak bisa menghabiskan waktnya bersana dengan mu setelah pernikahan, tapi percayalah Harsh juga ingin menghabiskan waktu bersama mu, tapi Harsh sangat sibuk sehingga dia juga tidak punya waktu untuk bertemu dengan ku, yolong jangan merasa keberatan, lain kau Harsh pasti akan menemui mu".

Janki berkata pada Radha" berikan makan siangnya jika sudah selesai". Radha datang membawa bungkusan itu dan membetikannya pada Janki. Janki berkata pada Nithin" ini bekal makan siang mu". Janki memberikannya"ini untuk mu, sekarang dengarkan aku, kau jarus memakan semuanya, kau sudah banyak mengambil waktu, bukankah diwaktu yang akan datang akan ada ujian?".., Nithin, kau harus melakukannya dengan baik, kau harus fokus pada studi mu, dapatkan nilai yang baik sehingga kau bisa mendapatkan pekerjasm yang baik, sehingga ayah dan ibu tidak merasa khawatir lagi". Nithin berkata pasa Janki" apakah kau bisa mengerti aku?".., aku merindukan mu". Janki berkata' aku juga merindukan mu".., aku merindukan ayah dan juga ibu, aku merindukan semua orang rasanya menyenangkan, daat kau tiba-tiba datang, aku merasa sangat senang". Nithin berkata pada Janki" baiklah sekarang aku akan pergi". Nithin memeluk Janki dengan erat. 

Nithin berkata" bibi, sekarang aku akan pergi". Nenek berkata pada Nithin" hati-hati".. Shikar menggending pihu berkata pada Nithin "biarkan aku mengantar mu". Janki berkata pada Nithin"ucapkan selamat tinggal pada Roohi".

Nithin berkata pada Roohi" selamat tinggal". Nithin merasa janggal. Shikar menurunkan pihu berkata" selamat bersenang-senang". Shikar mengantar Nithin keluar, Janki berkata pasa Nithin untuk menjaga dirinya. Demua kelurga,Shadtri bernafas lega setelah Nithin pergi dari rumah mereka.

Janki  gelisah dan merasa bersalah pada Nithin, ia berfikir" aku tidak punya pilihan lain selain harus berbohong tentang Harsh, aku tidak punya pilihan lain".., kebenarannya terlaku pahit adik ku, maafkan aku"







Comments