PREM BHANDAN EPSODE 34 PENULIS SINOPSIS DAN INTERPRETASI MADE TITIS MAERANI, S. Pd
Prem Bhandan
PENULIS NASKAH DAN INTERPETASI
SINOPSIS BY
MADE TITIS MAERANI, SPd
DANGAL TV CHENNEL
Episode Lengkap Prem Bandhan - 34
Ketika semua orang di rumah sedang tidur di larut malam, Vandana terus mencari kunci lemari besi untuk mengambil flashdisk dan semua foto-foto milik reporter, akhirnya mendapatkan kuncinya. Vandana mengambil semua bukti dan pen drive / flash disk untuk membongkar Harsh dari lemari besi dan tiba-tiba Janaki memasuki ruangan dengan Parth dannPihu. Vandana memarahi Janki katena mengajak kedua anaknya terus bersamanya dilarut malam dan ia berbohong kepada Janaki. Tapi hal ini terus mengetuk pikiran Janaki.
Vanndana terbangun dari tidurnya, ia memanggil suaminya Rajesh. Vanndana berfikir" Vanndana, ini kesempatan.., dapatkan semua bukti itu sekarang juga, aku senang ayah menyimpan semuanya diruang kerjanya, jika mereka menyimpan dikamarnya, maka bukti itu tidak akan bisa diambil".., ayolah Vanndana, ayo pergi!".
Vanndana keluar dari kamar untuk pergi keruang kerja Ram Shastri, ia mulai mencari kunci brankas diseluruh ruangan dan mendapatkan kunci itu di meja kerjanya, ia berfikir" terima kasih dewa, akhirnya aku menemukan semuanya, baiklah biarkan aku segera mengambilnya, sebelum ada orang lain yang mengetahuinya". Vanndana membuka brankas dengan kunci itu dan berhasil mendapatkan semua foto dan flash disk ia tersenyum, tapi terkejut saat lampu menyala, Vanndana mengembalikan flash disk dan semua foto kedalam brankas dan mematikan lampu flash ponselnya. Parth dan Pihu datang, Vanndana memarahi mereka berkata" apa yang kalian lakukan?.
Janki datang bersama anak-anak Vanndana, Vanndana tercengang saat melihatnya. Janki bertanya " Vanndana, kenapa kau dirungan kerja ayah begitu larut malam?". Vanndana berkilah berkata pada Janki" aku bisa menanyakan hap yang sama dengan mu Janki, kenapa kau berada disini bersama anak-anak ku begitu larut malam?".., kau tahu mereka tidak di izinkan untuk begadang".
Janki berkata pada Vanndana" sebenarnya Harsh"..
Parth mengatakan pada Vanndana" ibu kami sedang menyiapkan pesta ulang tahun paman, bibi ingin mengejutkannya". Pihu menimpali" iya bu, dia mengatakan yang sebenarnya". Janki berkata" Vandanna, sebenarnya".., aku tau kau tidak merayakan ulang tahun Harsh, jadi kupikir"..
Dengan sinis dan ketus Vanndana berkata pada Janki" jadi kau ingin menahan anak-anak ku begitu larut malam?".., tanpa izin dari ku?".., siapa yang memberikan hak pada mu, Janki?".., suara mereka membangunkan aku, jika tidak aku tidak tahu apa yang dilakukan anak-anak ku pada saat ini". Janki berkata" tidak, Vanndana". Vanndana menolak Janki, ia berkata pada anak-anaknya lakukan saja yang kau mau dengan cepat. Vanndana berkata pada anak-anaknya" dan kau?".., lakukan semua pekerjaan mu dan tidurlah". Vanndana berjalan pergi menatap Janki tajam, ia berfikir" ya dewa, boneka ini akan menjadi hama yang nyata".., sekali lagi rencana ku gagal karena Janki, aku hampir mendapatkan buktinya".., " tapi syukurlah, aku masih mempunyai kuncinya".., aku harus mencari kesempatan lain dan menyingkirkan bukti itu, waktunya sangat sedikit".
Janki mendekorsi balon bersama anak-anak Vanndana dan Jadish. Janki bertanya pada Jagdish " apa yang kakian lajukan?".., jangan main-main, lakukan pekerjaan mu". Parth mengatakan pada Janki"kita membutuhkan banyak balon disini, untuk menghias tempat ini, bibi paman Harsh pasti akan senang saat melihatnya". Janki menjawab" ya, dia pasti akan sangat senang kau melakukannya untuknnya".
Janki berfikir" Vanndana berkata bahwa kami membangunkannya, tapi kenapa dia ada diruang kerja ayah?".. "Aku pergi kesana untuk mengejarnya, aku sama sekali tidak mengerti, siapnya sejak tadi pagi dia sangat aneh, aku ingin tahu ada apa dengannya?".
Suara penjaga keamanan menyadarkan Janki" siapa itu?". Janki datang menghampiri penjaga keamanan yang sedang sibuk mencari tahu penyusup. Janki bertanya" aku baru saja mendengar suara, apakah ada seseorang diluar sana?". Penjaga keamanan menjawab" aku tidak tahu, kupikir ada seseorang yang mencoba untuk masuk". Janki terkejut" apa?".., cobalah lihat apakah itu penyusup?". Penjaga pergi keluar untuk mencari orang itu dan ternyata Nithin bersembunyi di taman untuk mencari tahu kebenaran tentang Harsh.
Nithin berfikir" apapun yang akan terjadi, aku harus memcari tahu apa yang disembunyikan oleh Janki tentang Harsh dari kami semua".
Keesokan paginya, Harsh terbangun dari tidur nyenyaknya, ia berguam" boneka akan memberitahu ku apa rahasianya". Keluarganya datang memberinya kejutan ulang tahun untuknya dengan membawakan banyak balon dan hadiah. Radha mengucapkan ulang tahun untuk Harsh dan membawakan kue. Harsh memintanya, dan Ram mengambilkannya" ini untuk anak laki-laki yang berulang tahun, ini makanan favorit yang sedang berulang tahun". Harsh berkata" aku ingin bertemu nenek dulu lalu kemudian memakannya". Harsh memeluk neneknya, nenek mengucapkan selamat ulang tahun untuk Harsh. Harsh meminta berkahnya. Roohi mengucapkan selamat ulang tahun untuk Harsh dan memeluknya.
Nenek memberikan persembahan dari kuil untuk Harsh dari kuil dan meminta Harsh untuk mengambilnya. Nenek bertanya" apa yang kau akan lakukan hari ini?". Harsh menjawab" aku akan menyikat dan juga mandi". Harsh tertawa, ia melihat kesekelilingnya lalu bertanya pada Savita" ibu, mengapa boneka ku tidak ada disini?". Savita berkata" boneka?". Shikar berkata" boneka mu akan datang, tapi hadiah ini sangat bagus".., bukalah". Harsh berkata"tidak aku tidak menginginkan hadiahnya, aku menginginkannya". Shikar berkata" Harsh, apa yang bisa aku katakan".., boneka mu pergi". Harsh menjadi sedih berkata" itu sangat buruk".., boneka ku berjanji akan datang dan memberitahu ku rahasianya, dia akan mendoakan ku, membangunkan ku, dan kemudian kami akan membuka hadiah bersama, itu yang boneka janjikan pada ku". Shikar berkata" itu buruk, dangat buruk.., boneka yang buruk, kau tidak akan berbicara dengannya mulai hari ini". Harsh berkata"aku tidak akan berbicara Nithin berfikir tentang semua alasannJanki tentang Harsh yang tidakmada di india tspinberada diluar negeri.
Sementara ia melihat dengan mata kepalanya sendiri sosok Harsh dan sikap anehnya dannsemua ucapan Ashok yang memberitahunya jika Janki datang ke Darbhanga sendirian menaiki bus. Nithin bertanya-tanya "aku hanya tidak tahu kenapa Janki berbohong pada ku, pasti ada sesuatu yang salah".
Harsh datang untuk merayakan pesta ulang tahunnya dengan memakai setelan jas. Shikar dan Roohi menyambutnya dan memujinya bahwa dirinya sangatlah imut, Harsh berterima kasih pada Roohi karena ia selalu memujinya, dan Harsh berkata bahwa penampilan roohi sangat baik.
Harsh bertanya pada Roohi" apakah boneka ku akan terkesan pada ku?". Roohi berkata bahwa Janki pasti akan sangat terkesan dengan mu. Janki pulang di rumah dan bertemu dengan Harsh, mereka saling menatap satu sama lainnya. Harsh bertanya pada Janki" kau sangat baik, boneka" Harsh bertanya" boneka bagaimanakah penampilan ku?".., lihatlah, aku telah memakai stelan jas baru". Janki berkata" kau juga sangat baik".., selamat ulang tahun". Harsh bertanya"kenapa kau tidak datang menemui aku?".., semua otang datang untuk mendiakan aku, tapi hanya kau yang tidak datang untuk mendoakan aku".., sejak pagi aku sudah menunggu mu untuk tahu rahasia mu dan kau tidak memberi tahu ku.., dan aku menjadi sangat kesal, jadi aku"..
Janki berkara oada Harsh",aku akan membwritahu mu apa rahasianya, tap pertama-tama kau harus menutupmata mu dulu". Harsh menejamkan matanya, janki berkara" lihatlah sku, mata mu terbuka kan?".., kau curang". Harsh bilang dua tidaj menipunya, lalu memegangi tangan Janki dan membawanya kematanya. Harsh berkata" tidak apa-apa, aku tidak melihat apa-apa yang ku lihat hanyalah tangan mu".., jadi katakan pada ku apa rahasia mu". Janki berkata" aku akan turun dan memberitahu mu". Harsh bertanya" bagaumana aku bisa turun?". Janku menjawab" aku bersama mu, aku akan membawa mu". Harsh semangat " wow!'.., ayo kita pergi"., aku tidak akan berbicara dengan boneka ku sekana 100 tahun". Nenek menimpali" aku pasti akan memukul boneka mu saat nanti dia tiba". Harsh berkata" berikan saja, bukankah boneka ku salah?". Ram berkata" janku melakukan hal yang sangat buruk, aku pasti akan menghukumnya". Harsh berkata pada Ram" ayah kau tidak akan menghukumnya". Nenek berkata" bolehkah aku yang akan menghukumnya". Harsh berkata" ya kau bisa melakukannya". Nenek berkata" aku pasti akan memarahinya dan akan menjewer/ meremas kupingnya". Harsh berkata " kau juga harus memukulnya, seperti ini".., dia telah menyakiti ku, ibu!".., boneka ku berjanji dan dia mengingkarinya, Boneka ku bilang bahwa dia, akan membuka hadiah ulang tahun bersama, bahkan boneka ku tidak mengucapkan selamat ulang tahun pada ku". Roohi mengajak Harsh untuk membuka kadonya, dan meminta Shikar untuk memberikan kado. Harsh berkata" aku marah, aku tidak akan melakukannya". Harsh menilak untuk membuka kadonya, Harsh berkata" aku tidak akan tenang sampai boneka ku datang kesini". Harsh ngambek dan menumpu kedua kakinya lalu menyembunyikan wajahnya.
Nisha bertanya pada Nithin" dengar, aku tidak melihat ksu baik-baik saja sejak kemarin". Janki datang menemui Nithin berkata" Nithin pasti sedih karena harus meninggalkan saudara perempuannya, itu benarkan?".., biarkan aku melihat, kenapa kau tidak memberi tahu aku bahwa kau membakar tangan mu?".., bagi ku aku beruntung bisa melihat mu karena Nisha memberi tahu ku, dan aku datang untuk melihat mu jika tidak aku tidak akan pernah tahu". Janki bekata" ini salah Nithin, debngarkan aku berhati-hatilah dan lihatlah ini, aku membawakan mu makan jadi kau bisa memakannya di jalan".., ambilah". Nithin berterima kasih.
Janki berkata" aku ingin sekali pulang, menghabiskan waktu bersana mu". Nithin bertanya" besok apakah kau bisa datang?". Janki menjawab" tentu saja, kenapa kau bertanya begitu?". Ponsel Janki berdering Janki menjauh dari Nithin dan Nisha, ia berkata" aku pasti akan kembali".
Shikar menelepon Janki dan bertanya tentang keberadaannya dan meminta Janki untuk segera kembali kerumah, shikar memberi tahu bahwa Harsh menjadi tidak sabaran dan itu akan menjadi masalah yang buruk dan meminta Janki untuk cepat kembali. Janki memintanya untuk menangani Harsh sebentar dan kemudian pesta ulang tahunnya akan dimulai, dan sebebnarnya Janki pergi untuk bertemu dengan Nithin dan kemudian ia akan kembali pulang. Mereka mengahiri panggilan telepon. Janki menjadi tegang, Nithin datang menghampirinya bertanya" ada apa, Janki?". Janki terkejut saat melihat Nithin yang terus menatapi ponselnya dan menaruh curiga padanya.
Harsh menolak untuk makan dan melempar hadia, ia tidak menginginkan hadiahnya. Shikar berkata" apakah kau tahu siapa yang memilihkannya?. Harsh berkata" akubtidak peduli siapa yang memilihkannya, akubhanya mau boneka ku". Shikar melempar kado berbungkus ungu tua dan berkata" boneka mu yang memilihkannya". Harsh tidak percaya, Shikar meminta taruhan, Harsh berkata" baiklah". Shikar berkata" baiklah, jika kau tidak menyukai hadiahnya, aku bisa menghubunginya dan mengatakan kau tidak menyukainya dan akan membuangnya".., boneka mu bisa datang dan kembali untuk mengambilnya, dia pasti akan sangat marah". Harsh berkata" tidak, jangan mengeluh padanya tentang aku, maaf". Shikar menelpon, Hatlrsh marah dan meminta untuk memutuskan panggilannya atau Janki akan memukulnya. Shikar berkata sambil menghodanya" aku tidak melakukannya". Harsh bertanya" tapi dimana boneka ku?". Shikar berkata" boneka mu sedang menunggu diluar sana, dia menghitung sampai 100, boneka mu berkata jika kau tidak sampai oadanya sampai hitungan 100.., dia tidak akan.memberitahu mu rahasianya". Harsh berkata" tidak..tidak, aku akan sampai.padanya sebelum hitungan 100". Harsh bergegas pergi.
Nithin bertanya pada Janki" mengapa kau begitu bingung?". Janki berkata"tidak".. Sungguh itu bukan apa-apa".., tapi aku perhatikan, apakah kau marah pada ku?".., apa karena aku tidak membiarkan mu bertemu dengan Harsh?".., Nithin jangan marah, tapi aku punya ide aku bisa menyuruh Harsh bicara dengan mu melalui telepon".
Nithin bertanya" kami akan berbicara ditelepon?". Janki mengiyakannya, Harsh bertanya" bisakah kau mengujutkannya?". Janki berkata pada Nithin"kenapa kau mengatakan itu?". Nithin berkata" kenspa tidak, lagipula bus ku akan berangkat, aku pasti akan bertemu dengannya jika lain kali aku datang?". Janki berkata" tentu saja". Mereka berpelukan, Janki meminta agar Nithin berhati-hati, Nithin berkata"kau juga". Nithin memeluk Nisha.
Nisha menawarkan Janki untuk minum teh bersama dengannya dan membetitahu bahwa Krishu menunggu di mobil, Janki berkata" Nisha, sebenarnya aku ingin minum teh betsama mu, tapi ada banyak hal yang harus ku lakukan dirumah". Nisha berkata" bekerja?".., apakah kau punya tugas?". Janki mengiyakannya. Nisha berkata"apakah kau lupa kau menikah dengan keluarga Shastri?".., aku yakin pelayan melayang-layang dirumah , mu, aku tidak bisa mengerti itu".
Nithin bertanya" kami akan berbicara ditelepon?". Janki mengiyakannya, Harsh beryanya" bisakah kau mengujutkannya?". Janki berkata pada Nithin"kenapa kau mengatakan itu?". Nithin berkata" kenspa tidak, lagipula bus ku akan berangkat, sku pasti akan bertemu dengannya jika lain kali aku datang?". Janki berkata" tentu saja". Mereka berpelukan, Janki meminta agar Nithin berhati-hati, Nithin berkata"kau juga". Nithin memeluk Nisha. Nisha menawarkan.
Janki untuk minum teh bersama dengannya dan membetitahu bahwa Krishu menunggu di mobil, Janki berkata" Nisha, sebenarnya aku ingin minum teh betsama mu, tapi ada banyak hal yang harus ku lakukan dirumah". Nisha berkata" bekerja?".., apakah kau punya tugas?". Janki mengiyakannya. Nisha berkata"aoakah kau lupa kau menikah dengan keluarga Shastri?".., aku yakin pelayan melayang-layang dirumah , mu, aku tidak bisa mengerti itu".
Nithin berfikir tentang semua alasannJanki tentang Harsh yang tidakmada di india tspinberada diluar negeri. Sementara ia melihat dengan mata kepalanya sendiri sosok Harsh dan sikap anehnya dannsemua ucapan Ashok yang memberitahunya jika Janki datang ke Darbhanga sendirian menaiki bus. Nithin bertanya-tanya "aku hanya tidak tahu kenapa Janki berbohong pada ku, pasti ada sesuatu yang salah".
Harsh datang untuk merayakan pesta ulang tahunnya dengan memakai stelan jas. Nithin dan Roohi menyambutnya dan memujinya bahwa dirinya sangatlah imut, Harsh berterima kasih pada Roohi katena ia selalu memujinya, dan Harsh berkata bahwa penampilan roohi sangat baik.
Harsh bertanya pada Roohi" apakah boneka ku akan terkesan pada ku?". Roohi berkata bahwa Janki pasti akan sangat terkesan dengan mu.
Janki pulang di rumah dan bertemu dengan Harsh, mereka saling menatap satu sama lainnya. Harsh bertanya pada Janki" kau sangat baik, boneka" Harsh bertanya" boneka bagaimanakah penampilan ku?".., lihatlah, aku telah memakai stelan jas baru". Janki berkata" kau juga sangat baik".., selamat ulang tahun". Harsh bertanya"kenapa kau tidak datang menemui aku?".., semua otang datang untuk mendiakan aku, tapi hanya kau yang tidak datang untuk mendoakan aku".., sejak pagi aku sudah menunggu mu untuk tahu rahasia mu dan kau tidak memberi tahu ku.., dan aku menjadi sangat kesal, jadi aku"..
Janki berkara oada Harsh",aku akan membwritahu mu apa rahasianya, tap pertama-tama kau harus menutupmata mu dulu". Harsh menejamkan matanya, janki berkara" lihatlah sku, mata mu terbuka kan?".., kau curang". Harsh bilang dua tidaj menipunya, lalu memegangi tangan Janki dan membawanya kematanya. Harsh berkata" tidak apa-apa, aku tidak melihat apa-apa yang ku lihat hanyalah tangan mu".., jadi katakan pada ku apa rahasia mu". Janki berkata" aku akan turun dan memberitahu mu". Harsh bertanya" bagaumana aku bisa turun?". Janku menjawab" aku bersama mu, aku akan membawa mu". Harsh semangat " wow!'.., ayo kita pergi".
Janki, Shikar dan Roohi membawa Harsh dimana balon-balon telah twrhias dengan sangat indah, Janki meminta Harsh berhenti dan membuka matanya, pelan-pelan Harsh membuka natanya,dan melihat kesekelilingbya, Janki berkata" kejutan".., selamat ulang tahun". Harsh sangat senang, Janki bertanya" apakah kau senang dengan kejutannya?". Harsh dangat senang, ia berlari mengambil balon dan memeluk Savita. Janki tersenyum bahagia, Harsh memeluk neneknya dan juga badut dengan kostum hewan.
Ulang tahun Harsh dirayakan, Harsh begitu sangat senang dan berjingkrak.
Harsh akan memotong ku ulang tahun, anak-anak Vanndana menyambutnya. Harsh berkata" ibu, apakah kau tahu, hari ini ulang tahun ku". Parth menghoda Harsh dengan menarik rambutnya, Harsh pun menghida Pihu dengan menarik rambutnya. Harsh berkata" bu, hari ini aku akan merayakan hari ulang tahun ku bersama teman-teman ku".., aku akan mengambil foto dan melakukan segalanya".., wow, ini hari ulang tahun ku!". Hanya vanndana yang tidak ikut bergabung, ia menjauh.
Harsh memberikan potongannkue untuk Janki, Janki berkata" berikan pada ibu dulu". Harsh betkata",tidak boneka, kau gadis terbaik didunia.., karena kau terbaik, kau yang akan memakan kue ini terlebih dulu". Harsh menyuapi kue ulang tahunnya dan menyuapinya untuk Janki dan kemudian menyuapi keluarganya bergantian, dan keluarganya bergantian menyuapi Harsh potongan kue. Roohi memberitahu Harsh untuk tema ulang tahun bertemakan hewan beberapa orang berkostum binatang telah datang, Harsh berlari memeluk kostum gajah.
Janki bertanya pada Roohi " dimanakah kostum beruang yang lainnya?".. Roohi" Yang telah kita pesan?". Janki berkata" itu favorit Harsh". Roohi pergi untuk mengeceknya dan ia bertemu dengan orang yang mengenajan kostum beruang kuning yangvtidaj lain adalah Nithin. Roohi berkata"apa yang kau lajukan dusini, kau sudag terlanbat".., semua orang sudah menunggu mu. Nithin memakai kepala beruang, Harsh dangat senang dan mengajaknya betputar-putar, Harsh memeluk kostum beruang kuning dan ia mengelitiki bagian hidung. Nithin shyok, tangannya gemetarcsaat mengingat cara Harsh mengeliti hisung kostum beruang dg tingkah yang aneh dan saat itu mengetahui mental Harsh, tanpa ada yang menyadari kehadirannya, Nithin membuka bagian kepala beruang dan melihat Harsh memeluk Janki. Nithin mengingat semua alasan yang diberikan ketika Harsh tidak hadir dipernikahannya dan menolak percaya dengan kecurigaan Nisha dan meminta Nisha untuk tidak memata-matainya, dan saat tangan Hars gemetar saat ritual pernikahan dengan Janki. Saat menaruh kecurigaanya saat Janki jarus bermainndengan mainannya Harsh lslu Rajesh beralasan bukan soal mainan tapi tentang anak-anaknya yang ingin bermain dengan Janki, saat Nithin bersih keras ingin bicara dengann harsh dan merebut ponsel Janki, dan semua akasan Janki yang mengatakan bahwa Harsh tidak ada dirumah talu pergi keluar untuk bekerja, lalu Nithin melihat sosok Harsh dan keanehannya dari celah jendela. Nithin menangis dan merasa begitu buruk saat melihat kenyataan yang sebenarnya tentang kindisi mental Harsh.
Harsh berkara pada Janki" sikuning yang tadi kupeluk, aku ingi berfoti bersamanya dengannya". Janki berkata " baiklah". Harsh berkata" aku ingin memasang poster dikanar ku dan kau bisa menandatanganinya".., aku ingin mengambil foto bersamanya". Janki berjalan pergi, Nithin menyadarinya, Janki tercengang saat melihat sesuatu dan menepuk pundank Shikar.
Comments
Post a Comment